Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Konsul Jenderal R.I Jeddah Menyerahkan Primaduta Award Kepada Said Bawazir Tarding Company (SBTC) (Foto: Istimewa)
Dream - Importir produk Indonesia untuk Arab Saudi, Mizanain Marketing and Trading mendapatkan penghargaan Duta Niaga Award dari KJRI Jeddah. Mizanain merupakan importir yang mengenalkan balsam khas Indonesia semisal Balsem Cap Lang dan Balsem Gosok Geliga ke konsumen Arab Saudi.
Selain memberikan penghargaan, KJRI Jeddah juga menyampaikan piala Primaduta yang diserahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat Trade Expo Indonesia ke 32 di BSD, Serpong, Tangerang pada 11 Oktober 2017.
Perusahaan importir Arab Saudi yang mendapatkan penganugerahan Primaduta yaitu Abdul Latif Jamil untuk kategori Industri Manufactur dan Said Bawazer Trading Company (SBTC) untuk kategori Industri makanan dan minuman.
" Acara penganugerahan Primaduta dan Duta Niaga menjadi tradisi KJRI Jeddah untuk mengapresiasi dan meningkatkan jalinan kerjasama ekonomi dan perdagangan kedua negara," kata Konsul Jenderal RI Jeddah, M Hery Saripudin, melalui keterangan resmi kepada Dream, Selasa, 13 Desember 2017.

Sementara itu Vice Chairman Jeddah Chamber of Commerce and Industry, Ziyad Basal al Basam mengapresiasi penghargaan tersebut. Ziyad ingin kerja sama Indonesia-Arab Saudi tidak hanya sebatas ekonomi dan perdagangan semata.
" Namun hubungan di berbagai sektor baik investasi, pariwisata, dan sektor-sektor lainnya," ucap Ziyad.
Berdasarakan data Statistik Perdagangan Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia-Arab Saudi selama periode Januari hingga September 2017 mencapai US$ 3,33 miliar, setara Rp44 triliun, atau mengalami kenaikan 9,64 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016 yang mencapai US$ 3,04 miliar, setara Rp 41 triliun.
Kepala ITPC Jeddah Gunawan mengatakan ekspor non-migas ke Arab Saudi sampai September 2017 tercatat sebesar US$ 1,079 miliar, atau setara Rp14,6 triliun. Naik sebesar 5,58 persen dibandingkan perionde yang sama pada 2016 yang bernilai US$ 1,022 miliar, setara Rp13,8 triliun.
Total ekspor non-migas Indonesia ini hanya mensupplai kebutuhan 12,80 persen total import Arab Saudi pada periode yang sama pada September 2017.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi