Apes! Pawang Banyak Gaya Cium Kepala Ular Kobra, Bibirnya Digigit

Reporter : Editor Dream.co.id
Sabtu, 8 Oktober 2022 14:39
Apes! Pawang Banyak Gaya Cium Kepala Ular Kobra, Bibirnya Digigit
Pawang itu tidak segera membunag ular ke hutat, malah melakukan atraksi berbahaya.

Dream - Pawang ular merupakan salah satu profesi yang berisiko. Sebab, mereka harus menaklukkan berbagai jenis ular, termasuk yang paling berbisa seperti kobra.

Biasanya, para pawang ular punya keahlian khusus. Sehingga mereka bisa menangkap ular berbisa tanpa rasa takut, seolah bsia berbicara dengan sang ular dan bisa tahu kemauan si melata.

Namun namanya binatang tetap saja punya insting untuk menyerang. Sehingga, jika tidak berhati-hati, meski punya keahlian dan terbiasa berhadapan dengan ular berbisa, bisa jadi pekerjaan itu berubah petaka.

1 dari 4 halaman

Seperti dialami oleh Alex. Pawang ular asal India itu beberapa waktu lalu mendapat panggilan untuk mengevakuasi dua ekor ular di dekat sebuah desa di Shivamogga, Karnataka.

Bersama rekannya, Roni, Alex menangkap ular-ular itu dan berusaha melepaskannya ke hutan terdekat. Namun setelah berhasil menangkap ular, Alex melakukan 'atraksi' berbahaya.

Bukannya segera membuang ular ke hutan, Alex justru mencium bagian belakang kepala ular yang sudah mengembang. Ular itu terlihat merasa terancam.

2 dari 4 halaman

Meski demikian, entah apa alasannya, Alex nekat mencium bagian belakang kepala ular itu. Sehingga, dengan hanya sekejap, ular yang semula membelakangi Alex berbalik.

Nahas bagi Alex, ular itu menyerangnya. Binatang liar itu menggigit bibir Alex.

Setelah insiden itu, Alex segera dibawa ke rumah sakit distrik Shivamogga untuk perawatan. Beruntung nyawa Alex bisa diselamatkan dan diperbolehkan pulang. Sepasang ular itu akhirnya dilepaskan ke alam liar.

3 dari 4 halaman

Rekaman video insiden itu menjadi viral di media sosial dengan beberapa spekulasi apa yang akan terjadi jika kejadian itu menimpa penduduk setempat.

Seorang pengguna di Twitter menulis: " Tidak ada orang yang pernah meninggal karena gigitan ular di sebuah desa dekat Varanasi di mana kobra bergerak seperti anjing liar."

" Bahkan anak-anak tidak terlalu memperhatikan kobra yang merayap melewati mereka."

" Dalam kasus gigitan yang jarang terjadi, penduduk desa menolak antibisa - satu lagi misteri India."

4 dari 4 halaman

Tidak diketahui secara pasti jenis ular apa yang menggigit Alex, meskipun terlihat mirip kobra. Namun karena Alex bisa selamat, banyak warganet yang menduga ular itu dari jenis yang tidak berbahaya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia: “ Antara 81.000 dan 138.000 kematian terjadi setiap tahun [dari gigitan ular]. Racun gigitan ular menyebabkan sebanyak 400.000 orang harus diamputasi dan cacat permanen lainnya.

“ Banyak gigitan ular tidak dilaporkan, seringkali karena korban mencari pengobatan dari sumber non-medis atau tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan.

“ Akibatnya diyakini bahwa banyak kasus gigitan ular tidak dilaporkan.” (DailyStar)

Beri Komentar