Main Di Liang Kubur (Shanghaiist.com)
Dream - Sebuah kisah haru datang dari pasangan ayah dan anak dari Tiongkok. Seorang ayah mengajak anak perempuannya yang baru berusia 2 tahun bermain di tempat tidak biasa, liang kubur.
Sebuah foto memperlihatkan ayah dan anak itu berbaring di liang kubur. Gadis cilik yang diketahui bernama Zhang Xinlei itu ternyata menderita penyakit kritis thalasemia sejak lahir.
Sang ayah beralasan mengajak Xinlei bermain di liang kubur agar si anak terbiasa sejak dini. Jika suatu hari Xinlei meninggal, dia tidak lagi takut dikubur.

Selama dua tahun, keluarga Xinlei telah menghabiskan 140 ribu yuan, setara Rp274 juta, untuk perawatan medis bagi gadis kecil itu. Sekarang, mereka mengalami kesulitan biaya.
© Dream
Dream - Keluarga besar dan sejumlah teman tidak lagi mau meminjamkan uang kepada orangtua Xinlei. Hal itu membuat mereka pasrah dan menanti saat-saat gadis kecil itu meninggal.
Orangtua Xinlei pun menawarkan darah mereka agar putri kecilnya bisa tetap hidup. Sayangnya, dokter menyebut darah ayah dan ibu Xinlei tidak cocok.

Alhasil, mereka memutuskan untuk memiliki anak lagi. Saat ini, ibu Xinlei, Deng Min, tengah mengandung.
© Dream
Dream - Mereka berharap darah dari bayinya nanti akan cocok dengan darah Xinlei. Meski begitu, operasi untuk Xinlei tetap menelan banyak biaya yang tentu sudah tidak dimiliki keluarga tersebut.
Sebagai usaha terakhir, Deng mengajukan permohonan bantuan melalui laman donasi online Shuidichou.com, atau laman GoFundMe versi Tiongkok sebesar 200 ribu yuan, setara Rp392 juta.
Setelah kisah gadis cilik itu tersebar, sumbangan telah mengalir lebih dari 107 ribu yuan, setara Rp210 juta.
(ism, Sumber: Shanghaiist)