Begal Nekat Lawan TNI, Nah Begini Jadinya...

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 29 Juli 2017 13:28
Begal Nekat Lawan TNI, Nah Begini Jadinya...
Pelaku sempat hendak menembak TNI. Lihat yang terjadi selanjutnya...

Dream - Seorang begal di Banyuasin, Sumatera Selatan, nekat melawan dua anggota TNI usai merampas motor. Yang terjadi, dia malah babak belur.

Begal yang diketahui bernama Irlan, 27 tahun, merampak sepeda motor Vario BG 4211 JT milik Ahmad Kalirik, 55 tahun. Insiden itu terjadi di Desa Rejodadi, Kecamatan Sembawa, Banyuasin pada Kamis, 26 Juli 2017 pukul 16.40 WIB.

Pelaku mengancam korban menggunakan senjata api rakitan. Korban menyerah dan membiarkan pelaku menggondol motornya ke arah Betung.

Segera setelah itu, korban menelepon anaknya yang merupakan anggota TNI yang bertugas di Koramil Betung, Serda Mulyanto. Kebetulan, Mulyanto sedang menunggu kedatangan Dandim Muba/Banyuasin.

Mendapat telepon dari ayahnya, Mulyanto mengajak rekannya, Serka Dedi memantau setiap kendaraan yang melintas. Dia melihat pelaku melintas dengan motor ayahnya.

Seketika, Mulyanto...

1 dari 3 halaman

Pelaku Menembak, Tapi Malah...

Pelaku Menembak, Tapi Malah... © Dream

Mulyanto langsung mengejar pelaku yang berusaha kabur ke arah Jalan Dewa Ruci Betung. Mulyanto berhasil menghadang, namun pelaku nekat melawan dan berusaha menembak Mulyanto.

Apesnya, pelaku gagal menembak lantaran pistolnya macet. Pelaku panik dan langsung diringkus Mulyanto.

Keduanya sempat terlibat baku hantam, namun pelaku bisa tertangkap. Warga yang melihat kejadian tersebut emosi dan memukuli pelaku.

Beberapa saat kemudian anggota Polsek Bitung datang ke lokasi. Tersangka kemudian digiring ke Mapolsek.

" Tersangka tertangkap personel Koramil Betung dan saat ini sudah ditahan," kata Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi SIK, melalui Kapolsek Betung AKP Zulfikar SIK.

Sumber: pojoksatu.id

2 dari 3 halaman

Aniaya Warga, 8 Preman Tumbang Dihajar Satu Anggota Kopassus

Aniaya Warga, 8 Preman Tumbang Dihajar Satu Anggota Kopassus © Dream

Dream - Aksi heroik ditunjukkan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Sertu Wahyu Fajar Dwiyana. Berkat keberaniannya, delapan pria mabuk yang tengah menganiaya seorang warga di Jalan Tanjung Sari, Sumedang berhasil dilumpuhkan.

Kepala Penerangan Kopassus Letkol Inf Joko Tri Hadimantoyo menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung pukul 20.30 WIB, Kamis 25 Mei lalu, seorang anggota Kopassus, Sertu Wahyu Fajar Dwiyana (27 tahun), sebenarnya membantu seorang warga yang dikeroyok sekelompok pemuda mabuk.

Dikutip dari laman Fajar.co.id, prajurit yang bertugas di Makopassus Cijantung itu kebetulan sedang izin cuti untuk melangsungkan pernikahan. Sekitar pukul 20.00 WIB malam, ia keluar rumah membeli lampu.

Namun, saat perjalanan pulang berkendara sepeda motor di Jalan Tanjung Sari, Sertu Wahyu melihat warga pengendara motor yang sedang melintas dihadang dan dikeroyok brutal oleh sekelompok pemuda mabuk.

Wahyu Fajar spontan turun dari motornya. Ia awalnya mengimbau secara baik-baik agar para pemuda yang berjumlah delapan orang itu tidak melanjutkan aksinya.

Tapi rupanya...

3 dari 3 halaman

Dikeroyok, Tapi Lihat yang Terjadi...

Dikeroyok, Tapi Lihat yang Terjadi... © Dream

Tidak terima dengan teguran yang dilakukan Sertu Wahyu Fajar, kedelapan pemuda tersebut berbalik berusaha mengeroyok Sertu Wahyu, meskipun ia sudah mengaku anggota TNI.

Selanjutnya terjadi perkelahian tidak seimbang. Sertu Wahyu Fajar Dwiyana mampu membela diri dan berhasil memukul roboh salah satu pengeroyok sehingga tergeletak di jalan. Sementara tujuh pemuda lainnya melarikan diri ke berbagai arah.

Satu pengeroyok yang berhasil diringkus dibawa ke Koramil Tanjung Sari Sumedang dengan korban pengendara motor sebagai saksi. Pelaku pengeroyokan yang berhasil dilumpuhkan diserahkan ke Polsek Tanjung Sari untuk diperiksa dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Beri Komentar