Belajar Perbanyak Ibadah dari Sulaiman Han

Reporter : Kusmiyati
Senin, 16 Juni 2014 18:05
Belajar Perbanyak Ibadah dari Sulaiman Han
Para anak buah Sulaiman menyebut, sang atasan mengajarkan untuk lebih dekat dengan Allah. Sulaiman selalu mengutamakan ibadah. Dan itu ditularkan kepada seluruh karyawan.

Dream - Banyak kisah inspiratif yang bisa dipetik dari Sulaiman Han, pemilik Chinese Muslim Restaurant 'Sulaiman Resto' di bilangan Jakarta Pusat. Warga asli Xian, Tiongkok yang tiba di Indonesia sejak 2010 itu mengutamakan ibadah daripada pekerjaan.

" Bila ketahuan tidak salat akan ditegur, bahkan dipecat," kata Chef Jumadi, salah satu koki di Sulaiman Resto, saat ditemui Dream.co.id.

Saat salat Jumat, Sulaiman berangkat bersama kayawannya. Pria yang belum fasih berbahasa Indonesia ini selalu bilang kepada para pelanggan, bila mau menunggu sampai salat Jumat dipersilakan. Tetapi kalau tidak ingin menunggu, silakan cari tempat makanan lain karena semua karyawannya sedang ke masjid.

Para anak buah Sulaiman menyebut, sang atasan mengajarkan untuk lebih dekat dengan Allah. Sulaiman selalu mengutamakan ibadah. Dan itu ditularkan kepada seluruh karyawan.

Sulaiman juga selalu mengajarkan untuk mengutamakan ibadah kemudian pekerjaan. Pribadi Sulaiman yang ramah dan bersahabat membuat siapa saja yang berada di dekatnya terasa nyaman. " Dia selalu mengatakan, tidak ada yang tahu kapan kita menghadap Allah. Maka manfaatkan waktu perbanyak ibadah," ujar Jumadi.

Sulaiman resto sudah berdiri hampir tiga tahun, diawali di sekitar kawasan Wahid Hasyim, Jakarta. Awalnya mengontrak sekitar 2011. Kemudian pindah ke daerah Batu Ceper, Hayam Wuruk.

" Bapak (Sulaiman) memang sulit berbicara atau mengerti bahasa Indonesia, namun dia berusaha mengerti apa maksud kami dengan bahasa tubuh kami. Dia sangat menghargai semua karyawan di sini, tidak pernah marah," kata Jumadi.

Sebelum membuka resto di Tanah Air, Sulaiman memiliki tiga restoran di negara asalnya. Ketertarikannya pada masyarakat Islam Indonesia dan bisnis yang dianggapnya menjanjikan yang membuat suami Mariam itu menetap di Indonesia.

" Karena dia tahu Indonesia mayoritas Islam. Dia berpikir akan banyak pembelajaran yang didapat dan lebih bisa fokus menjalani ibadah. Selain itu untuk bisnis kuliner Indonesia bisa dibilang punya pangsa pasar yang menjanjikan," ujar juru bicara Sulaiman, Roy Wang yang juga pemilik Nusaraya Tour ini. (Ism)

Beri Komentar