Bertemu Dubes AS, Ini Kata Kepala KSP Moeldoko Soal Konflik Laut China Selatan

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 14 November 2020 12:44
Bertemu Dubes AS, Ini Kata Kepala KSP Moeldoko Soal Konflik Laut China Selatan
Moeldoko menyampaikan pernah bertemu dengan panglima tentara China terkait Laut China Selatan

Dream - Kepala Kantor Staf Kepresiden (KSP) Moeldoko menegaskan Indonesia pada dasarnya berposisi netral dalam menghadapi situasi di Laut China Selatan. Namun Indonesia berkepentingan untuk berkontribusi pada stabilitas di kawasan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Moeldoko usai bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Yong Kim yang menyambanginya di kantor KSP, Jumat, 13 November 2020.

Moeldoko menceritakan, dirinya pernah bertemu dengan panglima tentara China saat masih menjabat sebagai panglima TNI. Dalam pertemuan tersebut, Moeldoko menyampaikan Indonesia tak menginginkan terjadi instabilitas di kawasan Laut China Selatan.

“ Kami punya perhatian sangat serius atas langkah China di kawasan tersebut,” tambah Moeldoko dalam pernyataan tertulisnya.

Sementara saat bertemu dengan Dubes AS untuk Indonesia, Moeldoko menyampaikan Kim berharap Indonesia dan AS bisa lebih meningkatkan kerja sama di kawasan tersebut.

“ Kami percaya Indonesia memiliki peran untuk memimpin. Karena kami juga memiliki keprihatinan yang sama atas kegiatan China di Laut China Selatan,” ucap Kim.

Seperti diketahui, situasi Laut China Selatan menajam dengan berbagai ketidakpastian. Presiden Joko Widodo pada pidato Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) k-23 ASEAN-RRT menegaskan, Indonesia punya tanggung jawab menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan.

Pernyataan Presiden Joko Widodo pun ditegaskan kembali oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menghadiri pertemuan menteri se-ASEAN (ASEAN Ministerial Meeting). Menlu Retno berharap, rancangan undang-undang (RUU) soal penjaga pantai atau coast guard yang sedang disusun Republik Rakyat China harus menciptakan perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan.

Menlu Retno juga menuturkan, stabilitas itu terwujud apabila semua negara mematuhi Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut atau UNCLOS tahun 1982.

Di bagian akhir pernyataan tertulisnya, Moeldoko menambahkan, dirinya memiliki hubungan yang cukup dekat dengan beberapa duta besar Amerika Serikat sebelumnya. Sehingga Moeldoko yakin dia akan memiliki hubungan yang baik dengan Dubes Kim. (Sah)

Beri Komentar