Beruang Kurus di Kebun Binatang Bandung Disorot Media Asing

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 18 Januari 2017 18:29
Beruang Kurus di Kebun Binatang Bandung Disorot Media Asing
Beruang itu terlihat sangat kurus dan kelaparan.

Dream - Empat beruang madu koleksi Kebun Binatang Bandung, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan media asing. Kondisi mereka sangat memprihatinkan.

Lembaga pemantau perdagangan satwa liar, Scorpion, mengirim investigator untuk memastikan kondisi beruang-beruang itu. Hasilnya sungguh mengejutkan, keempatnya sangat kurus dan selalu berdiri seperti meminta makanan setiap kali ada pengunjung.

" Saat tim kami mengunjungi kebun binatang akhir pekan lalu tak terlihat ada rumput atau pohon hidup di lantai kandang mereka," ujar Direktur Scorpion, Gunung Gea, sebagaimana dikutip Dream dari laman Daily Mail, Rabu 18 Januari 2017.

" Kami melihat beruang madu itu makan kotorannya sendiri, tapi saat kami menghubungi pengelola kebun binatang, mereka mengatakan beruang-beruang itu sedang diobati dan kami tidak dibolehkan melihat mereka," tambah Gea.

Tim Scorpion sempat merekam kondisi beruang-beruang itu. Mereka sangat lapar, terlihat dari gerakannya yang langsung mengambil makanan sesaat setelah dilempar pengunjung.

Rekaman video tersebut membuat aktivis hewan, Tori Hollingsworth, marah. Dia memutuskan membuat petisi online, mendesak Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dan BKSDA agar menutup kebun binatang itu.

" Beruang-beruang itu sangat kurus dan lapar. Pengunjung terkejut dan melempari mereka makanan, mencoba mereka bisa bertahan," kata Hollingsworth.

1 dari 2 halaman

Pawang Kebun Binatang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera

Dream - Sebuah petaka terjadi di Kebun Binatang Humilton, Selandia Baru, pada Minggu pagi. Seorang penjaga, Samantha Kudeweh (43), tewas setelah diterkam oleh harimau Sumatera koleksi kebun binatang tersebut.

“ Ini insiden tragis,” tutur anggota kepolisian setempat, Sersan Senior Juliet Burgess, sebagaimana dikutip Dream dari laman The Independent, Senin 21 September 2015.

Belum diketahui secara pasti kronologi serangan harimau yang diberi nama Oz itu kepada Samantha. Namun laporan sementara menyebut, insiden itu terjadi saat Samantha hendak membersihkan kandang harimau.

“ Masih terlalu awal untuk menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi,” tambah Juliet.

Sementara, seorang pengunjung kebun binatang, Adam Richard, mengatakan harimau jantan itu menyerang tak lama setelah penjaga perempuan yang nahas itu membuka pintu untuk mempersilakan pengunjung mendekat dengan kandang binatang buas itu.

Namun setelah 45 menit hingga sejam kemudian, seorang penjaga lain mendekati Adam, meminta untuk menjauh dari kandang harimau itu. “ Mereka terlihat seperti panik,” kata Adam.

Tak lama kemudian, petugas memanggil layanan Darurat untuk datang ke kebun binatang yang berada 127 kilometer di sebelah selatan Auckland tersebut. Pihak berwenang masih menyelidiki insiden itu. 

2 dari 2 halaman

Tangan Pengunjung Putus, Kebun Binatang Digugat

Dream - Cong Cong, bocah Tiongkok berusia 9 tahun, mengalami musibah saat berkunjung ke kebun binatang di Henan.

Saat itu, dia sedang berjalan-jalan di dalam Kebun Binatang Hebin Park di Pingdingshan. Entah mengapa, dia menuju kandang beruang hitam.

Cong bermaksud untuk memberi makan beruang itu dengan melompati besi pembatas dan memasukkan tangan kanannya ke dalam kandang.

Tak disangka, beruang tersebut menggigit tangan kanannya. Cong pun cepat-cepat dibawa ke rumah sakit terdekat. Sayang, tangan kanan Cong tidak bisa diselamatkan hingga harus diamputasi.

Melihat hal itu, ayah Cong marah besar dan menuntut kebun binatang memberikan ganti rugi sebesar 1,6 juta yuan atau sekitar Rp 3,4 miliar.

Ayah Cong menganggap kebun binatang lalai dan tingkat keamanan bagi pengunjung sangat kurang. Tidak hanya itu, dia juga kecewa karena tidak ada seorang pun dari pihak kebun binatang yang menjenguk putranya.

Namun, pihak kebun binatang menolak tuntutan ayah Cong dan hanya bersedia memberi ganti rugi sebesar 80 ribu yuan atau sekitar Rp 172 juta.

Menurut Zhenzhou Evening News, setelah bertemu di pengadilan, pihak kebun dilaporkan mengakui kelalaian mereka tapi menolak membayar ganti rugi 1,6 juta yuan. Mereka menganggap permintaan ayah Cong itu 'keterlaluan'. Hakim di pengadilan masih belum memutuskan perkara ini. 

(Ism, Sumber: shanghaiist.com)

Beri Komentar