Penjambret `Berhati Halus`, Lihat Korban Menangis Hasil Rampok Dikembalikan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 22 Juni 2020 10:00
Penjambret `Berhati Halus`, Lihat Korban Menangis Hasil Rampok Dikembalikan
Para perampok kemudian merampas tas dan barang-barang milik pengendara dari sakunya, tetapi setelah melihat korban menangis dan memohon, para perampok nampak luluh.

Dream - Sebuah perampokan sepeda motor yang terjadi di Karachi, Pakistan. Aksi kejahatan itu  terekam sebuah pemantah kamera CCTV dan berakhir dengan kejadian tak terduga.

Kejadian perampokan sepeda motor berakhir Saat para perampok nampak berubah pikiran usai melakukan aksinya. Dua pelaku tiba-tiba saja berputar arah dan mengembalikan barang-barang milik korbannya.

Seolah kurang mengejutkan, korban dan pelaku perampokan bahkan saling berpelukan.

1 dari 6 halaman

Perampok© World of Buzz

Video CCTV itu memperlihatkan seorang pengendara jasa pengiriman makanan sedang didekati sepasang perampok yang berhenti di atas skuter.

Para perampok kemudian merampas tas dan barang-barang milik pengendara dari sakunya. Tetapi sifat kejam mereka seperti mendadak hilang saat melihat korban menangis dan memohon untuk mengembalikan barang-barangnya.

Tak disangka para perampok nampak luluh.

Saat itu, sang korban masih dalam menangis dan nampak kebingungan dengan kejadian yang baru saja dialaminya.

2 dari 6 halaman

Bahkan, salah satu perampok pun sempat menepuk punggung korban dan menjabat tangan dengan ramah. Hebatnya, sang korban dan perampok pun berpelukan. Sungguh, kejadian yang luar biasa!

Setelah itu, para perampok melaju cepat dengan skuter mereka dan meninggalkan korbannya.

Momen menyentuh dan tak terduga itu viral di sosial media Twitter dan mendapat pujian serta dukungan warganet yang senang melihat masih adanya kebaikan di masa suram seperti saat ini.

(Sah, Sumber: worldofbuzz.com)

3 dari 6 halaman

4 Trik Menghindari Begal Motor, Poin Terakhir Wajib Dipatuhi!

Dream – Pandemik Covid-19 tak lantas membuat angka kejahatan berkurang. Sebaliknya, banyak orang memanfaatkan kondisi jalan raya dan perkampuan yang sepi untuk melakukan tindak kriminalitas. Salah satu yang sempat membuat publik khawatir adalah meningkatnya aksi para begal.

Gerombolan maling yang biasanya beraksi di atas sepeda motor ini mengincar korban para pejalan kaki untuk merampas harta berharga mereka. Tak jarang pembegal nekat menyasar korban pengendara sepeda motor yang mengincar kendaraan roda dua korban untuk dibawa kabur.

Pengendara sepeda motor yang minim pengamanan memang jadi sasaran empuk para begal bersenjata. Diancam senjata api atau tajam, para korban terpaksa merelakan motor kesayangan digondol begal. 

Meski rawan jadi korban, para pengendara sepeda motor bisa menekan risiko menjadi sasaran para begal.

Dikutip dari Wahana Honda, Kamis 4 Juni 2020, langkah pencegahan pertama adalah sebisa mungkin berkendara sebelum tengah malam. Kejahatan begal biasanya banyak terjadi pada larut malam dan dini hari saat jalanan sepi.

Jika terpaksa pulang sangat larut, usahakan untuk melewati jalan protokol yang ramai orang dan menghindari jalan sepi. Apalagi, jika berdekatan dengan area hutan dan perkebunan.

4 dari 6 halaman

Kenali Jalan dan Terus Melaju

Kedua, mengenali jalan yang dilalui. Mengenali rute perjalanan dengan baik bisa menyelamatkan dirimu dari orang yang berniat jahat.

Saat menyadari ada orang yang menguntit dari belakang, kamu bisa memacu gas dan berbelok arah ke jalan yang lebih ramai. Kamu juga bisa berhenti di area yang ramai orang, seperti kafe, pos polisi, dan perumahan penduduk.

5 dari 6 halaman

Jangan Main Smartphone

Ketiga, terus melaju saat ban pecah tiba-tiba. Berkendara dengan kondisi ban pecah memang berbahaya. Saat kamu berada di jalan sepi dan rawan lalu ban mendadak pecah, bisa jadi ada begal yang sudah menunggumu di suatu tempat.

Usahakan untuk terus berjalan sampai area yang lebih ramai, baru bisa mengecek kondisi ban.

 

6 dari 6 halaman

Keempat, jangan bermain smartphone. Sepulang kerja, mungkin kamu merasa lelah dan bosan sehingga memutuskan berkendara sambil bermain smartphone.

Selain melanggar lalu lintas, hal ini juga bisa menarik perhatian orang jahat. Orang yang tadinya tak berniat apa pun, bisa tergiur untuk menarik gawai dan mencurinya. Kamu juga bisa terjatuh karena kehilangan keseimbangan.

Beri Komentar