Pramugari Mengaku Temukan Kepala Ular di Makanan Pesawat, Perusahaan Bantah dan Investigasi

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 26 Juli 2022 18:36
Pramugari Mengaku Temukan Kepala Ular di Makanan Pesawat, Perusahaan Bantah dan Investigasi
Dia menemukan potongan kepala ular dalam makanan yang disajikan maskapai penerbangan.

Dream - Ketika menumpangi pesawat, penumpang kelas tertentu biasanya akan mendapatkan fasilitas makan dari maskapai penerbangan. Namun apa jadinya jika makanan yang hendak disantap itu menyuguhkan kepala ular?

Kejadian ini dialami seorang pramugari saat sedang melakukan penerbangan yang dioperasikan maskapai Turki. Dia mengaku potongan kepala ular dalam makanan yang disajikan saat hendak terbang dari Ankara ke Dusseldorf. 

Melansir dari The Sun, staf sebelumnya juga pernah mengeluhkan kondisi makanannya yang  ditemukan kumbang dan siput di dalamnya, menurut Gazete Duvar. 

1 dari 3 halaman

Maskapai penerbangan Turki yang dimaksud adalah SunExpress. Dalam keterangannya, SunExpress mengklaim bahwa mereka telah memberikan pelayanan terbaik dengan standar tinggi adalah prioritas mereka.

kepala ular di makanan© YouTube/Gazete Duvar

" Adalah prioritas utama kami bahwa layanan yang kami berikan kepada tamu kami di pesawat kami memiliki kualitas tertinggi dan baik tamu maupun karyawan kami memiliki pengalaman penerbangan yang nyaman dan aman," ungkap SunExpress.

SunExpress menolak tuduhan atas penemuan kepala ular dalam makanan tersebut. Pihaknya akan menyelidiki secara detail tentang temuan itu.

2 dari 3 halaman

Sebagai tindak lanjut, SunExpress menarik produk terkait, termasuk menghentikan pasokan.

" Tuduhan dan pemberitaan pers mengenai layanan makanan dalam penerbangan benar-benar tidak dapat diterima dan penyelidikan terperinci telah dimulai tentang masalah ini," ujar SunExpress.

kepala ular di makanan© YouTube/Gazete Duvar

Penghentian pasokan akan dilakukan sampai proses penelitian selesai. Sancak Inflight Services sebagai penyedia katering mengungkap adanya kepala ular di dalam makanan mereka tidak mungkin terjadi. Pasalnya makanan yang dibuat dari layanan mereka dimasak pada suhu 280 celcius. 

3 dari 3 halaman

Terlebih lagi SUnExpress adalah klien berharga, mereka mengatakan tidak menggunakan benda asing saat memasak, mereka melakukan yang terbaik untuk SunExpress. 

" SunExpress Airlines adalah klien berharga di negara kami dan maskapai populer di Eropa, yang baru-baru ini memutuskan untuk lebih memperluas armada dan jaringan rutenya. Kami tidak menggunakan benda asing apa pun yang diduga ada dalam makanan saat memasak," ungkap Sancak Inflight Services.

Selain itu mereka juga mengklaim kepala ular tersebut ditambahkan ke dalam piring di kemudian hari.

SunExpress Airlines merupakan maskapai penerbangan yang dimiliki bersama oleh Turkish Airlines dan Lufthansa. Didirikan pada tahun 1989, maskapai ini sudah terbang lebih dari 90 tujuan di seluruh Eropa, Mediterania, dan Afrika Utara, serta memiliki 5.000 karyawan.

 

 

Beri Komentar