Perpustakaan Kuno Di Chinguetti (Sumber: Www.remibenali.com)
Dream - Terletak di tengah Gurun Sahara tepatnya negara Mauritania, terdapat sebuah kota tua bernama Chinguetti. Kesan pertama yang akan Anda dapatkan ketika menginjakkan kaki di kota ini adalah kuno dan seakan tak terjamah waktu.
Kota Chinguetti didirikan pada abad ke-13 dan merupakan salah satu rute yang dilalui oleh pedagang-pedagang Arab dan Afrika di Gurun Sahara kala itu.
Banyak pelancong tertarik datang ke kota kecil ini lantaran mengagumi kemegahan bangunannya. Pelancong juga takjub akan keberadaan perpustakaan-perpustakaan kuno yang masih berdiri kokoh di sana sampai sekarang.
Tak hanya pedagang, dahulu Chinguetti juga menjadi tempat transit para peziarah Muslim dalam melakukan perjalanan ibadah ke Mekah. Karena itu, tak heran jika di kota ini banyak ditemukan masjid serta jejak peninggalan Islam lainnya.
Di Chinguetti terdapat setidaknya 5 perpustakaan kuno yang menyimpan sekitar 1.300 naskah Al-Quran tua serta teks-teks peradaban Islam dan Timur Tengah berusia ratusan tahun.
Yang hebatnya, kondisi perpustakaan-perpustakaan tersebut beserta seluruh isinya tak pernah berubah dan masih begitu otentik seperti pada masanya.
Siapapun yang datang ke Chinguetti diperkenankan berkunjung ke perpustakaan secara gratis. Bagi para pemilik perpustakaan di kota itu, perpustakaan adalah sebuah simbol status yang tinggi dan tak layak dijadikan sumber pendapatan.
(Ism, Sumber: Situs UNESCO)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya