Dedi Mulyadi Titip Rp15 Juta ke Pengadilan Negeri untuk Bayar Denda Pedagang

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 16 Juli 2021 09:00
Dedi Mulyadi Titip Rp15 Juta ke Pengadilan Negeri untuk Bayar Denda Pedagang
Dedi Mulyadi menitipkan uang jaminan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, untuk membayar denda para pedagang dan masyarakat kecil

Dream - Anggota DPR, Dedi Mulyadi, menitipkan uang jaminan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, untuk membayar denda para pedagang dan masyarakat kecil yang sedang dianggap melanggar PPKM Darurat karena membuka usaha.

Uang yang dititipkan ke PN Purwakarta itu sementara sebesa Rp15 juta, diberikan langsung oleh Dedi kepada panitera PN Purwakarta, Kamis 15 Juli 2021.

" Peristiwa ini banyak yang mengalaminya, bukan hanya satu. Pasti banyak pedagang yang mengalami hal sama," kata Dedi dikutip dari pikiran-rakyat.com, Kamis 15 Juli 2021.

1 dari 5 halaman

Menurut Dedi, para pedagang kecil yang terkena denda pelanggaran PPKM Darurat pasti memunculkan sebuah masalah. Sebab, mereka akan bingung cara membayar denda, ditambah ongkos pergi ke Kejaksaaan atau Pengadilan.

" Selain itu, karena harus bayar denda, mereka juga akan bingung melanjutkan usahanya karena modalnya sebagian dipakai membayar denda," kata Dedi.

Jangankan membayar denda, kata Dedi, untuk membiayai kehidupan sehari-hari saja banyak yang kesulitas. Atas dasar itu, Dedi berinisiatif membantu uang denda bagi pedagang kecil yang melanggar.

" Jadi saya datangi PN (Pengadilan Negeri) Purwakarta, menitipkan uang jaminan bagi para pelanggar, terutama masyarakat dan pedagang kecil," katanya.

Dedi pun mengatakan akan memberikan unag tambahana apabila uang jaminan yang telah ia sumbangkan sebelumnya tak mencukupi.

 

 

2 dari 5 halaman

Ditawari Dedi Mulyadi Pekerjaan, Tukang Bangunan Viral Dipecat Kebingungan

Dream - Beberapa hari lalu media sosial sempat dibuat riuh oleh kabar seorang seorang pekerja bangunan yang dipecat karena tidak menggunakan masker. Video tersebut viral dan diunggah banyak akun Instagram hingga memicu polemik.

Kabar pekerja bangunan yang dipecat juga sampai didengar Wakil Ketua Komisi IV DPR, Dedi Mulyadi. Mantan Bupati Purwakarta itu memutuskan menemui pekerja tersebut untuk mencari informasi langsung mengenai kejadian yang dialaminya dan mengunggahnya ke kanal YouTube, Kang Dedi Mulyadi Channel.

Dalam obrolan tersebut diketahui jika pekerja bangunan yang dipecat itu bernama Sudrajat dan biasa dipanggil Drajat.

Kepada Dedi, Drajat menjelaskan peristiwa yang viral itu terjadi ketika dia terpaksa melepas masker karena baru membeli es. 

" Beli es, pas minum dibuka," kata pemuda 24 tahun itu.

Di saat bersamaan, posisi Drajat yang tak memakai masker diketahui oleh petugas keamanan yang menyangkanya sengaja tidak memakai masker. Seketika, Drajat diminta pulang.

3 dari 5 halaman

Ajak Bekerja

Kepada Drajat, Dedi kemudian menawarkan dua pilihan bantuan yaitu bekerja di tempatnya atau diberikan modal usaha.

" Ya sudah kerja sini saja, mau? Ini ada, di sini ada yang ngerjain bikin pagar kolam, ada yang ngerjain bikin kolam. Masih lama, di sini tuh kerjaannya enggak pernah berhenti. Terus saja, ada saja, gitu. Mau enggak kerja sini?" kata Dedi.

Drajat terdengar masih ragu menerima uluran pekerjaan tersebut dan sempat menawar bisa mengerjakan tugas tersebut jika ada rekan yang membantu.

Melihat Drajat ragu dengan tawaran tersebut, Dedi menawarkan pilihan bantuan lain kepada pemuda tersebut

" Atau saya nanya, ayo mau kerja di sini apa mau saya kasih bantu buat modal usaha sendiri di sana, di kampung," kata Dedi.

 

4 dari 5 halaman

Bingung

Drajat mengaku ada keinginan membuka usaha sendiri tetapi dia belum tahu jenis bisnis yang akan dikelolanya itu.

" Gini, lebih baik kerja aja di sini, nerusin, sambil kalau di sini mau menyiapin usaha, kita bicarakan sambil jalan, begitu. Banyak (kerjaan), kalau mau," kata Dedi.

Menurut Dedi, uluran bantuan yang diberikannya juga untuk membenarkan Drajat yang diketahui tak menggunakan masker. Dedi menegaskan ingin membantu orang yang kesusahan.

" Kita bantu bukan karena nggak pakai masker, bukan lho, bantu orang yang mengalami kesusahan," kata dia.

5 dari 5 halaman

Ini Videonya

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More