Muslimah Berdoa Di Masjid (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pandemi Covid-19 bukan masalah orang per orang. Tapi masalah bersama umat manusia. Bukan masalah satu rumah, melainkan masalah sekampung, sekota, senegara, bahkan sedunia. Artinya, semua orang menghadapi masalah ini.
Wabah yang sudah menulari 200 ribu orang Indonesia ini tidak bisa dihadapi oleh satu inividu atau pihak saja. Semua orang harus bergerak bersama mencegah dampaknya akibat pandemi ini.
Jika ada yang tertular, itu harus dipandang sebagai masalah bersama. Terjun salurkan bantuan untuk mereka yang tertular agar dapat menjalani proses pemulihan dengan cara terbaik tanpa harus merasa ditinggalkan.
Untuk yang belum tertular, maka semua perlu kompak dan saling menjaga satu sama lain. Saling mencegah dan mengingatkan agar Covid-19 tidak semakin luas menyebar.
Agar terwujud kekompakan di masyarakat, maka sangat dianjurkan merutinkan membaca doa ini. Insya Allah, Covid-19 bisa diatasi dengan kekompakan bersama.

Allahumma inna as sayra sababan lil wushul was shidqa wal jama'ata muqaddimatun lid dukhul wal 'amalal jadda syarthun lin najah wa huwa mawqufun 'alal qabul fa saddid Allahumma khuthuwatina wa allif bayna qulubina wa thohhir bi fadllika wa karamika ma nanwi wa ma naqul wa ballighna kulla sulin ya Bar ya Wushula bi fadlli Sayyidina Muhammadir Rasulu shallallahu 'alaihi wa alihi wa sallam.
Artinya,
" Ya Allah, kami menyadari bahwa melangkah adalah jalan menuju pencapaian, kesungguhan dan kebersamaaan adalah pengantar meraih kesuksesan, sedang itu semua bergantung kepada pengabulan-Mu, maka Ya Allah, teguhkanlah langkah kami, satukanlah hati kami dan sucikan dengan anugerah dan kemurahan-Mu apa yang kami niatkan dan ucapkan. Dan antarkanlah meraih apa yang kami harapkan. Wahai Tuhan yang Maha Melimpahkan Kebaikan, Maha Mengantarkan kepada keagungan junjungan kami Nabi Muhammad Rasul-Mu, shallallahu 'alaihi wa alihi wa sallam."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Pandemi Covid-19 semakin lama justru semakin parah. Kasus orang tertular semakin banyak dan belum juga menunjukkan tanda-tanda membaik.
Di Indonesia sendiri, kasus positif malah sudah melampaui angka 200 ribuan. Itu merupakan jumlah yang sangat besar.
Penyebaran virus Covid-19 yang masih berlangsung dan terus meninggi memaksa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Langkah ini diprediksi akan turut dijalankan daerah lain terutama untuk kawasan satelit seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang.
Situasi seperti saat ini tentu akan semakin mempersulit perekonomian. Terutama untuk kita, masyarakat, yang terpaksa mengalami seretnya pendapatan.
Mau bekerja, khawatir tertular. Mau berdagang, ada perasaan was-was. Jadinya serba sulit.
Meski demikian, kita tetap harus tenang dan memohon kepada Allah agar pintu rezeki dibuka lebih lebar. Rutinkan membaca doa ini untuk membuka rezeki.

Allahumma lathifun bi'ibadihi yarzuqu man yasya-u wa huwal qawiyyul 'aziz.
Artinya,
" Allah Maha Lembut pada hamba-hamba-Nya, Dia memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa."
Sumber: Islami.
Dream - Sendiri dan kesepian menjadi perasaan lazim dialami banyak orang. Perasaan ini bisa muncul meski kita dikelilingi banyak teman.
Apalagi buat orang yang belum memiliki jodoh. Tidak dipungkiri, jodoh adalah urusan Allah, tapi kelamaan sendiri tentu tidak nyaman bukan.
Ketika perasaan sepi datang, kita jadi beranggapan tidak ada orang yang mau berbagi perhatian. Merasa ditinggalkan dan dicampakkan.
Padahal orang lain belum tentu berpikir demikian. Tetapi karena kadung terpengaruh emosi, kita jadi seperti menyalahkan mereka.
Fase ini bisa berjalan biasa saja namun bagi orang tertentu bisa berbahaya. Karena bisa mengarahkan kepada dorongan bunuh diri.
Ketika mengalami kesepian, isi harimu dengan membaca doa ini:

Subhanal malikil kuddus, rabbil malaikati war ruh, jallaltas samawati wal ardha bil ‘izzati wal jabarut.
Artinya,
" Maha Suci Allah yang Maha Memiliki, Maha Suci, Tuhan para malaikat dan ruh, Yang telah memuliakan langit dan bumi dengan kemuliaan dan permata."
Sumber: Islami.