Filipina Hanya Mau Tampung Pengungsi Rohingya Berdokumen Resmi

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 19 Mei 2015 17:45
Filipina Hanya Mau Tampung Pengungsi Rohingya Berdokumen Resmi
Filipina menyatakan bersedia memberi suaka kepada pengungsi Rohingya, dengan syarat hanya mereka yang memiliki dokumen perjalanan resmi yang akan mendapat suaka.

Dream - Filipina menyatakan bersedia memberi suaka kepada para pengungsi Rohingya. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Filipina terhadap konvensi PBB tahun 1951 tentang Status Pengungsi.

" Filipina, sebagai negara yang patuh terhadap instrumen seperti Konvensi 1951 tentang Status Pengungsi, secara nyata terwujud dalam bentuk kerjasama dengan PBB dalam memberikan pertolongan terhadap orang-orang yang mengungsi dari kampung halaman mereka akibat konflik politik," ujar Sekretaris Bidang Komunikasi Pemerintah Filipina, Herminio Coloma Jr, dikutip dari abs-cbnnews.com, Selasa, 19 Mei 2015.

Sayangnya, Coloma tampak tidak sepenuh hati mengeluarkan pernyataan tersebut. Ini lantaran Filipina menerapkan syarat bagi mereka yang bisa mendapat suaka, yaitu harus memiliki dokumen perjalanan, dan bagi yang tidak memenuhi syarat akan ditolak masuk.

Kebijakan tersebut langsung menuai kecaman dari Human Right Watch. LSM internasional itu menyebutnya sebagai sikap dua muka yang tidak berperasaan.

" Kebijakan tidak berperasaan ini sama saja dengan mengutuk mati orang-orang perahu yang sudah putus asa, yang sudah sakit, kelaparan, kehausan, yang masuk ke perairan Filipina untuk mencari bantuan," kata Wakil Direktur Human Right Watch untuk Asia Phelim Kline.

Phelim mendesak Filipina berbuat jauh lebih baik bagi para pengungsi. Ini mengingat Filipina sebagai negara yang memiliki komitmen penuh terhadap Konvensi PBB.

" Filipina harus berbuat lebih baik lagi untuk orang-orang yang putus asa, wanita dan anak-anak yang terpaksa melaut akibat mengalami kekerasan di tanah kelahiran mereka, Myanmar," ungkap dia.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More