Istri Tak Kuat Layani Hasrat Tinggi Suami, Begini Solusinya

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 28 Februari 2017 09:44
Istri Tak Kuat Layani Hasrat Tinggi Suami, Begini Solusinya
Ada suami yang memiliki hasrat biologis tinggi sehingga kerap mengajak istri berhubungan intim. Bagaimana menghadapinya?

Dream - Hubungan intim merupakan kelaziman bagi suami istri. Aktivitas ini bahkan menjadi kewajiban bagi keduanya untuk sama-sama memenuhi kebutuhan biologis.

Tetapi, ada kasus seorang suami memiliki hasrat biologis yang lebih besar dari batas normal. Sang suami kerap mengajak istri berhubungan.

Bagaimana seorang istri menghadapi situasi seperti ini? Apakah istri diperbolehkan menolak keinginan suaminya?

Sementara ada hadis diriwayatkan Bukhari dan Muslim menjelaskan menolak keinginan suami untuk berhubungan intim adalah dosa?

" Jika seorang pria memanggil istrinya ke tempat tidurnya, dan dia menolak untuk datang, para malaikat mengutukinya sampai pagi datang."

Terkait persoalan ini, Ibnu Taimiyyah memberikan penjelasan,

Istri harus taat kepada suami jika ia menghendakinya, dan itu adalah kewajiban bagi dirinya. Jika istri menolak, dia berdosa. Ini sesuai dengan firman Allah yang artinya: " Kaum pria adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (pria) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (pria) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Maka dari itu, wanita yang salihah ialah yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’alaagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka, dan jauhilah mereka di tempat tidur, dan pukullah mereka. Jika mereka menaati kalian, janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar. (Al-Nisa '4:34)

Meski demikian, tidak diperbolehkan seorang suami untuk memaksa istrinya melakukan lebih dari kemampuan sang istri. Jika istri memiliki alasan seperti sakit atau tidak mampu menanggungnya, maka istri tidak berdosa jika menolak untuk melakukan hubungan intim.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.   

Beri Komentar