Sumber Foto: TikTok @top.viral_
Dream - Selain kenyamanan, salah satu yang ditawarkan hotel kepada para tamu adalah privasi. Pengelola hotel tidak akan membiarkan para tamunya terganggu oleh apapun, termasuk dimata-matai.
Meski demikian, kita tetap harus waspada. Pengelola hotel memang memberikan janji perlindungan penuh pada privasi para tamu. Namun bukan berarti kita sudah aman.
Sebab, bisa jadi ada oknum tidak bertanggung jawab yang mengganggu kenyamanan dan privasi para tamu. Salah satunya dengan memasang kamera untuk merekam segala aktivitas tamu yang menginap.
Sudah jamak kita mendengar kabar penemuan kamera tersembunyi di dalam kamar hotal. Kamera-kamera mini itu ditempatkan di lokasi-lokasi tersembunyi yang sulit diketahui para tamu.
Seperti terlihat dalam video yang diunggak akun TikTok @top.viral_ berikut ini. Dalam video itu terlihat tamu hotel yang mendapati sebuah kamera di kamar tempatnya menginap.
Kamera tersebut ditanam pada dipan. Sepintas, kamera itu tampak seperti baut yang terpasang pada bagian kayu dipan. Namun bila diperhatikan, pada bagian tengah terlihat kamera mini pada benda yang menyerupai baut tersebut.
Benar saja, saat benda menyerupai baut itu dilepas, ternyata tersambung dengan beberapa kabel. Benda menyerupai baut itu ternyata kamera tersembunyi yang dipasang oleh orang tak bertanggung jawab.
Video yang sudah dilihat lebih dari 16 juta kali itu membuat banyak pengguna TikTok khawatir. Banyak netizen yang mengungkapkan kekhawatirannya pada kolom komentar unggahan tersebut.
" Kok jadi takut ya," tulis akun @vellyn.
" Dari kasurnya kaya hotel dibawah bintang 5 dan menghadapnya bukan ke kasur kayaknya ke perabotan deh kaya tv," tulis akun @ice sugar.
" Harus lebih hati" ," komentar akun @nopisarah4.
" Meskipun begitu, tidak semua hotel memakai sistem tersebut," tulis akun 𝓜𝔂 𝓜𝓮𝓵𝓸𝓭𝔂.
" Itu artinya kita harus lebih waspada untuk untuk ngelakuin sesuatu," komentar akun @Saputra67109.
" Addduuhh.. besok² lampunya di gelpain ahhkk.. asli takuttt," kata akun @Aloinabos Hardini.
Dream - Kisah horor yang berhubungan dengan hotel memang sangat sering kita dengar. Kejadian-kejadian aneh dan menakutkan sudah cukup membuat kita tidak betah berlama-lama menginap di dalamnya.
Pengalaman mendapat gangguan makhluk halus saat menginap di kamar hotel bisa menyebabkan liburan yang semestinya menjadi kenangan manis berubah mengerikan.
Itulah yang dialami pria Malaysia, Azlan Nazeri, ketika memutuskan untuk mengajak istri dan anak-anaknya berlibur ke Port Dickson, Negeri Sembilan, tahun lalu.
Kisah bermula ketika Azlan mengajak keluarganya berlibur ke Pulau Langkawi. Namun karena pandemi Covid-19 yang belum mereda, dia memutuskan untuk pergi ke Port Dickson saja, yang tidak jauh dari Lembah Klang.
Awalnya semua berjalan normal dan keluarganya bahagia menghabiskan waktu berlibur. Mereka bersenang-senang mengingat letak hotel yang dekat dengan pantai, bahkan debur ombak pun terdengar jelas.
" Hanya ada sedikit kesalahan karena kamar kami menghadap ke jalan utama, dan membelakangi pemandangan pantai. Merasa kecewa juga," katanya.
Cerita Azlan, pengalaman mengerikan dia dan keluarga bermula saat sang istri tiba-tiba bergegas masuk ke kamar dari ruang tamu hotel dalam keadaan gelisah.
Saat itu, hari sudah larut malam dan Azlan sedang berada di kamar menemani anak-anaknya yang sedang tidur. Istrinya di ruang tamu sibuk mengupdate foto-foto liburannya di media sosial.
Ketika Azlan bertanya, istrinya bilang tidak ada apa-apa. Azlan pun berbaring lagi di antara anak-anak yang sedang tidur nyenyak.
Tetapi, saat hendak memejamkan mata, keduanya mendengar bunyi dari atas seolah-olah kursi diseret-seret berulang kali.
" Saya dan istri pun saling memandang. Saya sempat berbisik jika mendengar suara aneh, jangan takut atau ditegur, dan kami pun tidur," katanya.
Namun tak berapa lama kemudian, pintu kamar mandi di dalam kamar mereka tiba-tiba bergetar seolah ada yang mencoba membukanya dari dalam.
Kata Azlan, dia melihat wajah istrinya ketakutan. Dia pun memberi isyarat agar istrinya memejamkan matanya saja
Beberapa lama kemudian, situasi mencekam itu sedikit reda meski suara kursi diseret-seret masih terdengar. Anehnya, bunyi kursi diseret terdengar meski seluruh lantai kamar hotel dilapisi karpet.
" Terganggu juga dengan suaranya tapi saya buat tidak tahu saja. Karena terlalu mengantuk, saya terus tertidur.
" Saya merasa cuma tertidur sesaat ketika mendengar suara samar orang membaca Alquran. Ketika membuka mata, saya lihat istri putar audio Alquran di HP," kenang Azlan.
Rupanya, istrinya masih belum bisa tidur karena merasa ketakutan dan terusik dengan berbagai gangguan di kamar hotelnya.
Kata istrinya, ketika Azlan dan anak-anaknya tertidur lelap, pintu kamar seperti ditendang berkali-kali. Tidak cukup sampai di situ, kenopnya diputar-putar seperti ada yang mencoba masuk ke kamar mereka.
" Istri saya mencoba berteriak dan bergerak tetapi dia seperti kaku meskipun kami tidur di ranjang yang sama. Gangguan terus berlanjut sepanjang malam hingga dia tidak bisa tidur," kata Azlan.
Namun, Azlan tetap bersyukur karena gangguan itu hanya berupa suara-suara seram, dan bukan penampakan wujud yang menakutkan.
Akhirnya, liburan yang seharusnya tiga hari dua malam itu dipersingkat. Mereka memutuskan untuk kembali ke Kuala Lumpur keesokan paginya.
" Ketika sampai di rumah, istri saya menunjukkan nama hotel tempat kami menginap. Ternyata hotel itu ada dalam daftar hotel berhantu di sebuah situs web.
" Tidak hanya itu, ada juga cerita yang mirip dengan kejadian yang menimpa kami yang diceritakan dalam artikel tersebut," pungkasnya.
Sumber: mStar.com.my