(theguardian.com)
Dream - Tragedi Mina beberapa waktu lalu juga merenggut nyawa ibu dari mantan penyerang Manchester United, Mame Biram Diouf.
Gnilane Diouf adalah salah satu dari lebih dari 700 jemaah yang tewas akibat terinjak-injak dalam tragedi Mina pada 24 September lalu.
Gnilane datang ke kota suci Mekah bersama adik striker berusia 27 tahun itu. Namun adik dari Mame Diouf dikabarkan lolos dari maut dan hanya menderita luka ringan.
Sebagai rasa simpati untuk striker yang kini bermain untuk Stoke City, klub mengucapkan belasungkawa melalui situs resminya.
" Stoke City ingin mengucapkan belasungkawa yang tulus untuk Mame Diouf atas kematian tragis ibunya," tulis Stoke City dalam situs resmi.
" Pihak klub akan memberi semua dukungan yang dia butuhkan pada saat yang sangat sulit ini. Kamu berdoa untuk dia, keluarga dan teman-temannya."
Sekitar dua juta orang datang ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Ibadah haji adalah pertemuan keagamaan terbesar di dunia.
Tragedi Mina 2015 terjadi saat rombongan besar jemaah akan melempar jumrah di kompleks Jamarat, Mina, tiba-tiba tertahan di Jalur 204. Akibatnya ribuan orang saling dorong sehingga banyak korban jatuh dan tewas terinjak-injak.
(Sumber: Standard.co.uk)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya