Dream - Polisi memastikan teror yang terjadi di rumah Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, pada Rabu, 3 Mei 2017 lalu adalah penembakan. Kesimpulan awal ini didasarkan pada goresan di dinding dan lubang di kaca jendela.
" Proyektil tidak ditemukan, kemungkinan ikut terbuang pada saat dibersihkan pembantu," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi, Jumat, 5 Mei 2017.
Polisi belum bisa menyimpulkan secara pasti senjata yang digunakan. Polisi menduga pelaku menembak dari arah jalan yang terletak di sisi kanan rumah Jazuli.
Dugaan ini berdasar pada jejak lubang di kaca rumah. " Lubang di kaca sekitar 5 mm," ujar dia.
Kemudian, posisi peluru masuk mengenai kaca secara mendatar. Kecepatan peluru sudah berkurang saat menembus kaca, sehingga bekas goresan di dinding tidak terlalu terlihat.
" Karena menabrak kaca sehingga kecepatan berkurang, hanya sedikit melukai tembok," kata dia. (Ism)
Advertisement