Jalan Terjal Perjuangan Kebebasan Berhijab di Indonesia

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 11 Maret 2015 12:32
Jalan Terjal Perjuangan Kebebasan Berhijab di Indonesia
Tren hijab muncul dari sejarah panjang perjuangan Islam di Indonesia.

Dream - Kaum Muslimah Indonesia modern ini sepatutnya berbangga dengan hijab. Mereka dengan bebas mengenakan hijab tanpa harus khawatir ada pihak yang melarang.

Kebebasan berhijab ini pula yang mendorong tumbuh suburnya tren fesyen hijab. Hijab kini menjadi bagian yang melekat kuat dalam gaya hidup Muslimah modern Tanah Air.

Tetapi, apakah kebebasan itu bisa ada lantaran hanya karena Indonesia dihuni oleh penduduk dengan mayoritas beragama Islam? Jawaban atas pertanyaan itu ternyata tidak demikian.

Kebebasan berhijab muncul dari latar belakang sejarah yang sulit. Sejak masa kolonial hingga republik, hijab selalu mendapat penolakan bahkan larangan dari rezim penguasa.

Bahkan tatkala era Orde Baru, Negara cukup getol melarang penggunaan hijab. Larangan diberlakukan secara sistematis, sehingga tidak memberi ruang bagi Muslimah untuk bebas mengenakan hijab.

Salah satu bentuk pelarangan tersebut adalah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Nomor 052 tahun 1982 tentang Kewajiban Pakaian Seragam Sekolah. SK tersebut sebenarnya tidak melarang pengenaan hijab bagi pelajar putri, tetapi jika ingin memakai hijab, maka harus dipakai oleh semua pelajar putri.

Penerapan SK itu dibarengi dengan pelbagai tindakan represif. Rumah pelajar putri yang mengenakan hijab kala itu atau orang-orang yang dicurigai mempengaruhi pemakaian hijab tidak lepas dari intaian aparat keamanan.

Keluarga dari Muslimah berhijab sering mendapat teror dari aparat keamanan. Bahkan, para ketua RT, yang di lingkungannya ada Muslimah memakai hijab didatangi dan diperingatkan untuk berhati-hati.

Tindakan ini dilakukan pemerintah kala itu atas dasar stabilitas keamanan. Hijab menjadi sumber masalah lantaran dituding sebagai gerakan politik yang dapat mengancam keamanan nasional.

Untuk mengetahui lebih dalam, silakan baca pada tautan ini. (Ism)

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

 

Beri Komentar