Jeritan Hati Wanita Bersuami Dinodai Bapak Mertua Sendiri

Reporter : Sugiono
Minggu, 26 Agustus 2018 14:02
Jeritan Hati Wanita Bersuami Dinodai Bapak Mertua Sendiri
Ini adalah kisah jeritan hati seorang istri yang mengaku sudah `terlanjur` bersama bapak mertuanya sendiri!

Dream - Bagi pasangan yang sudah menikah, ada baik dan buruknya tinggal bersama keluarga mertua.

Jika tidak menimbulkan masalah, maka semuanya akan berjalan baik-baik saja. Namun cepat atau lambat pasti akan terjadi konflik pada satu saat.

Seperti kisah jeritan hati seorang istri yang mengaku sudah ‘terlanjur’ bersama bapak mertuanya! Ikuti pengakuannya yang dibagikan di halaman Facebook Kisah Rumah Tangga ini.

Suami Kasihan Tinggalkan Ayahnya

Saya sudah menikah selama 4 tahun. Saat ini usia saya adalah 24 tahun. Sepanjang perkawinan kami, saya dan suami tinggal di rumah kedua orangtuanya.

Tahun pertama semuanya berjalan lancar. Pada tahun kedua ibu mertua saya meninggal dunia karena sakit. Setelah beberapa bulan kemudian, saya berniat tinggal di rumah sendiri dengan suami.

Pertimbangan saya, ibu mertua sudah tidak ada. Sedangkan saya agak risih jika tinggal berdua dengan bapak mertua ketika suami sedang bekerja. Bapak mertua saya tidak bekerja.

Saat kandungan saya berumur 6 bulan, bapak mertua mulai menunjukkan ketertarikan pada saya. Saya digoda dan dibelikan bunga. Dia bahkan sampai berani membelai saya.

Ketika memberitahukan hal itu kepada suami, dia tidak percaya. Dia tidak yakin karena penampilan ayahnya.

Saya ajak suami pindah tetapi suami kasihan kepada bapaknya karena suami saya adalah anak laki-laki satu-satunya.

Tapi saya sangat stres. Hari-hari saya menangis karena bapak mertua mulai lebih berani. Saya juga manusia biasa.

1 dari 2 halaman

Tertekan dan Minta Cerai dari Suami, Tapi...

Tertekan dan Minta Cerai dari Suami, Tapi... © Ilustrasi Korban Pemerkosaan. (Foto: Shutterstock)

Dream - Lama-lama saya juga kalah akan desakan cinta dan rasa kasihan pada bapak mertua. Apa boleh buat akhirnya hubungan terlarang itu terjadi setiap hari.

Rasanya sangat berdosa. Tapi setan sudah mendapatkan keinginannya. Makin lama timbul perasaan cinta dan sayang kepada bapak mertua sendiri.

Itu karena sang bapak mertua dinilai sangat pandai mengambil hati menantunya.

Saya coba buang jauh-jauh rasa ini. Tapi bapak mertua benar-benar hendak mengawini saya.

Selama ini saya beranggapan dia hanya ingin memuaskan nafsunya saja. Saya benar-benar tidak percaya, orang yang begitu alim dan santun sanggup menodai menantunya sendiri.

Sepanjang saya mengandung dari usia 6 bulan, saya sering diperlakukan tidak senonoh oleh bapak mertua tanpa sepengetahuan suami.

Bahkan, setelah masa pantang selesai usai melahirkan, bapak mertua 'minta jatah' seperti sebelumnya.

Sedangkan suami saya yang notabene anaknya dinasihati agar menjauhi saya selama masa pantang. Ini semua agar bapak mertua leluasa.

Saya sangat takut jika perbuatan terkutuk ini diketahui suami saya. Tapi saya selalu lemah dengan kata dan bujuk rayu bapak mertua.

Saya sangat berdosa. Saya pernah minta suami ceraikan saya karena terlalu tertekan. Saat suami tanya mengapa, saya hanya bilang ingin pindah.

2 dari 2 halaman

Akhirnya Bisa Pindah, Tapi Perzinahan Itu Muncul Lagi

Dream Suami akhirnya mengikuti keinginan saya untuk pindah. Ayahnya dicarikan seorang janda yang cantik untuk dinikahi dan Alhamdulillah dia menerimanya.

Saya sangat merasa lega dan bersyukur. Saya akhirnya hidup bahagia di rumah sendiri dengan putra dan suami saya.

Namun, perzinahan itu muncul lagi. Saya kira saya sudah lepas dari mulut buaya. Ternyata itu hanya sementara.

Bapak mertua tetap saja sering ke rumah saya dengan alasan ingin menengok cucunya.

Setiap datang dengan alasan untuk mengunjungi cucunya, dia mengundang saya ke kamar, tapi saya menolak.

Saya tidak ingin melakukan dosa lagi. Tetapi dia mengancam akan menceritakan semuanya kepada suami saya.

Saya menangis minta dilepaskan tapi bapak mertua bersikeras hingga saya pun terperosoklagi ke dalam dosa.

Tolong bantu saya. Saya sangat stres. Saya seringkali diperlakukan seperti budak.

(ism, Sumber: Ohbulan.com)

Beri Komentar