Jokowi Tes Covid-19 Sore Ini

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 15 Maret 2020 15:45
Jokowi Tes Covid-19 Sore Ini
Jokowi bakal menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi virus corona jenis baru, Covid-19.

Dream - Jokowi bakal menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi virus corona jenis baru, Covid-19. Tak hanya Jokowi, para menteri di Kabinet Indonesia Maju pun diminta memeriksakan kesehatannya.

" Semua (diperiksa), (Saya) sore ini," ucap Jokowi kepada wartawan di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Minggu 15 Maret 2020.

Para menteri sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan terkait Covid-19 sejak Minggu pagi di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat. Jokowi enggan menjelaskan rinci hasil pemeriksaan para menteri tersebut.

" Hasilnya ditanyakan ke Menteri Kesehatan," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif Covid-19. Saat ini, Budi Karya tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto. Budi Karya teregister sebagai pasien ke-76 virus corona. Sebelum dinyatakan positif corona, Menhub Budi Karya harus dirawat di rumah sakit setelah menderita penyakit tifus.

Dia juga terpantau masih ikut dalam rapat terbatas pimpinan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada 11 Maret 2020. Rapat itu dihadiri sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju.

Sumber: Liputan6.com

1 dari 5 halaman

Jokowi: Saatnya Kita Bekerja, Belajar, dan Ibadah dari Rumah

Dream - Jokowi meminta rakyat Indonesia tidak panik dengan pandemi virus corona jenis baru, Covid-19. Meski demikian, dia mengimbau masyarakat waspada terhadap penyebaran Covid-19.

" Kepada seluruh rakyat Indonesia tetap tenang, tidak panik, tetap produktif, dan waspada Covid-19," kata Jokowi dalam konferensi pers, Minggu 15 Maret 2020.

Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu mengatakan, dengan kondisi penyebaran virus corona jenis baru di Indonesia, masyarakat diharapkan melakukan kegiatan di rumah.

" Dengankondisi ini saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah dari rumah," tambah mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Menurut dia, saat ini merupakan saatnya rakyat Indonesia bekerja sama. Bergotong-royong dan bersatu mengatasi penyebaran virus corona.

" Kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 teratasi maksimal," ujar Jokowi.

Hingga saat ini, telah terjadi 96 kasus infeksi virus corona di Indonesia. Sebanyak lima orang yang terinfeksi virus corona jenis baru itu dinyatakan meninggal dunia.

2 dari 5 halaman

Jokowi: Seluruh Menteri Jalani Pemeriksaan Virus Corona

Dream - Jokowi meminta seluruh menterinya melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona jenis baru, Covid-19. Pasalnya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi corona.

" Pagi ini telah dilakukan pengetesan (virus corona) untuk para menteri. Hasilnya ditanyakan ke Menteri Kesehatan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu 15 Maret 2020.

Jokowi mengatakan, Budi Karya menjadi pasien ke-76 virus corona. Dan saat ini Budi karya masih diisolasi dan menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat.

Video Jokowi Pantau Sterilisasi Masjid Istiqlal Guna Cegah Cor

Foto : Deki Prayoga/Dream

" Pak menteri masih di rumah sakit, di ruang isolasi," ucapnya.

Menhub Budi Karya disebut harus dirawat di rumah sakit setelah menderita penyakit tifus. Menurut Staf Khusus Menteri Perhubungan, Adita Irawati, saat itu Menhub dalam kondisi stabil.

Seperti diketahui, Budi Karya masih ikut dalam rapat terbatas pimpinan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada 11 Maret 2020. Rapat itu dihadiri sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju.

Sumber : liputan6.com

3 dari 5 halaman

Anies Baswedan: Jangan Pulang Kampung, Bisa Sebarkan Virus Corona ke Daerah Lain

Dream - Anies Baswedan mengimbau warga DKI Jakarta tidak berpergian ke luar kota maupun pulang kampung dalam beberapa hari ke depan untuk pencegahan penyebaran virus Corona jenis baru, Covid-19. Dia meminta masyarakat melakukan kegiatan hingga penularan virus Corona jenis baru sudah mulai terkendali.

" Jangan sampai ada di antara kita yang pulang kampung dan tanpa disadari justru membawa virus tersebut ke kampung halaman atau ke wilayah lain," kata Anies dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu 15 Maret 2020.

Menurut Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, saat ini Jakarta merupakan salah satu wilayah yang menjadi penyebaran virus Corona jenis baru.

" Di mana virus tersebut telah menular dari satu pribadi ke pribadi lain," ucapnya.

4 dari 5 halaman

Sebelumnya, Anies juga mememutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah di DKI Jakarta. Ujian Nasional pun ditunda.

" Hasil pembahasan kesimpulan bahwa Pemprov DKI memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh," kata Anies dalam jumpa pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

Anies menjelaskan DKI Jakarta memiliki 10.600.000 penduduk, peserta didik 1,5 juta anak. Dan khusus anak SMA, SMK ujian nasional itu 124.000 peserta didik.

5 dari 5 halaman

Ia memastikan materi untuk kegiatan belajar mengajar jarak jauh bagi orangtua, siswa dan guru yang akan siap hari Senin.

" Dengan keputusan ini maka jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta, akan menyiapkan materi jarak jauh. Insyallah akan dilaksanakan. Bahan-bahan untuk orang tua, guru akan siap hari senin," tegas dia.

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar