Dream - Hasil pemeriksaan tersangka pembunuh Alika, 25 tahun, di Hotel Elysta, pada Selasa 12 Juli 2016 malam terungkap. Pelaku mengaku menghabisi nyawa Alika karena sakit hati akibat perkataan korban.
" Saat berhubungan badan, pelaku tersinggung karena dikatain oleh korban bau badan dan badan berbulu kaya kingkong," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Awi Setiyono dikutip Dream dari Humaspoldametrojaya.blogspot.co.id, Rabu 13 Juli 2016.
Akibat sakit hati, lanjutnya, pelaku langsung menghabisi korban dengan sadis dan membabi buta menggunakan sebilah pisau.
" Kemudian pelaku mengambil pisau dan menusuk perut korban sebanyak sembilan kali serta bagian leher berkali-kali," tukasnya.
Usai melancarkan aksi kejamnya, tersangka...
© Dream
Pelaku langsung kabur dan membuang barang bukti berupa pisau di kawasan Jakarta Utara.
" Setelah melakukan pembunuhan, pelaku mengambil barang-barang korban serta sepeda motor korban. Pelaku membuang pisau di daerah Bulog Jakarta Utara selanjutnya menggunakan sepeda motor korban dengan tujuan rumah saudara di daerah Cimahi, Jawa Barat," pungkasnya.
Pelaku dditangkap di Desa Sawit RT 02/03 Kelurahan Sawit, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu pagi tadi pukul 05.15.
Petugas terpaksa menembak kaki kiri pelaku karena hendak melarikan diri dan melawan saat hendak ditangkap.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali