Dekorasi Angkutan Umum Di Padang Yang Penuh Dengan Hiasan Lampu Warna-warni
Dream - Angkot merupakan alat transportasi yang sangat merakyat. Tak hanya di kota, angkot pun juga eksis di pedesaan. Tarifnya yang terjangkau serta mudahnya menemui angkot menjadikan kelebihan dari transportasi umum ini.
Disamping kelebihannya itu, angkot juga dikenal sebagai alat transportasi yang usang, sumpek, panas, dan suka ngetem lama-lama. Beberapa hal itu membuat orang lebih memilih alat transportasi lain selain angkot.
Namun lain cerita jika kamu di Padang, Sumatera Barat. Di Padang, angkot-angkot banyak yang di modif layaknya mobil balap. Warna-warni aksesoris baik eksterior dan interiornya membuat angkot di Padang terlihat menarik dan menyala.
Ingin tahu serunya karoke dalam angkutan umum di Padang? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: Menyapu di Malam Hari Seret Rezeki Heboh Bayar Parkir Rp 1 Juta di Curug Luhur Bogor Hukum Tren `Alis Sinchan` Dalam Islam Di Mana Huruf I dan O di Deretan Kursi Bioskop? `Dua Surat Alquran Bikin Aku Mantap Berhijab`
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah