Wabah MERS di Korsel, Kemenlu Keluarkan 'Travel Warning'

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 10 Juni 2015 13:55
Wabah MERS di Korsel, Kemenlu Keluarkan 'Travel Warning'
WNI diminta melapor ke KBRI setempat jika mengadakan perjalanan ke kawasan terjangkit MERS.

Dream - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengeluarkan peringatan bepergian atau travel warning bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak pergi ke luar negeri. Hal ini menyusul berkembangnya kawasan persebaran virus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) yang kini sudah masuk kawasan Korea Selatan.

Berdasarkan informasi yang dilansir laman kemlu.go.id, WNI yang berada atau menuju daerah terjangkit diminta saran pencegahan yang dianjurkan Wealth Health Organization (WHO) maupun otoritas setempat. WNI juga diminta untuk menerapkan pengamanan makanan higienis dan menghindari konsumsi susu yang belum diproses, daging tidak matang, buah dan sayur mentah tidak bersih atau tidak dikupas, serta meminum air yang tidak bersih.

Jika WNI merasa tidak sehat diminta untuk secepatnya mencari pusat perawatan medis terdekat. Sementara bagi WNI yang baru kembali dari daerah terjangkit diminta untuk segera melapor ke dokter sekitar jika merasa mengalami gangguan kesehatan.

" WNI yang melakukan perjalanan ke luar negeri dihimbau untuk melaporkan diri ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di kota yang dikunjungi agar dapat mendapatkan bantuan jika memerlukan," demikian isi salah satu poin travel warning tersebut.

WNI juga disarankan mengambil asuransi perjalanan yang memberikan cakupan perlindungan yang cukup sesuai kebutuhan perjalanan.

Kasus MERS sebelumnya sempat melanda kawasan Arab Saudi. Sejumlah jamaah umroh terpaksa harus menjalani perawatan lantaran terjangkit virus ini.

Virus ini kini sudah menyebar di kawasan Asia. Korea Selatan menjadi kawasan yang kini terjangkiti, dengan jumlah korban saat ini mencapai sembilan orang.

Beri Komentar