Ini Motif Tukang Es Tusuk Dua Anggota Paspampres

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 4 Mei 2017 12:38
Ini Motif Tukang Es Tusuk Dua Anggota Paspampres
Dua orang Paspampres diduga tak terima diteriaki.

Dream - Polisi menemukan motif penusukan dua anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada 24 April 2017. Dari keterangan tersangka R, yang ditangkap di Jawa Timur, penusukan itu dilakukan karena kedua anggota Paspampres itu menggeber motor.

" Merasa tidak terima digeber-geber, lalu sama dia (R) ditegur, 'woi'," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto, di Jakarta, Kamis 4 Mei 2017.

Tak terima ditegur, dua anggota Paspampres, Pratu Pasaribu dan Prada Fatah Kudus, menghampiri R. Sempat terjadi cekcok, hingga berujung penusukan terhadap kedua anggota Paspampres itu.

Menurut Suyudi, pelaku penusukan berjumlah tiga orang, semua masih memiliki hubungan kerabat. Saat ini, polisi telah mengantongi identitas pelaku yang buron.

" Identitas sudah kami ketahui, tim lagi ngejar. Mereka saudara," ujar Suyudi.

1 dari 1 halaman

Mengejutkan, Profesi Pria Diduga Penusuk Paspampres Ternyata..

Mengejutkan, Profesi Pria Diduga Penusuk Paspampres Ternyata.. © Dream

Dream - Jajaran kepolisian menangkap sati dari tiga tersangka pelaku penusukan dua anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Pratu Pasaribu dan Prada Fatah Kudus di Jalan Kesehatan, Gambir, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku berinisal R itu ditangkap di suatu daerah di Jawa Timur pada Sabtu, 29 April 2017.

" Sudah kita tangkap tadi malam, ada satu yang kita tangkap," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu, 30 April 2017.

Argo berujar, R merupakan perantau yang mengadu nasib di Jakarta. Di ibukota, R diketahui biasa berjualan es balok di sekitar lokasi kejadian.

" Dia jualan es balok di sekitar situ," ucap Argo.

Dengan penangkapan R, lanjut Argo, polisi akan melakukan pemeriksaan dan mendalami alasan penusukan dua anggota pasukan pengawal presiden itu.

Polisi juga akan terus memburu dua pelaku lainnya yang masih melarikan diri.

Sebelumnya dikabarkan, Pratu Pasaribu dan Prada Fatah distusuk oleh toa orang pria tidak dikenal pada 24 April 2017. Kondisi Pratu Pasaribu pada saat itu mengalami luka tusuk menggunakan obeng di bagian perut kanan dan kirinya.

Sementara Prada Fatah mengalami pendarahan di mulut, menderita lima luka tusuk menggunakan obeng di bagian punggung, lengan belakang dan pinggang belakang.

Beri Komentar