(Foto: Mynewshub.cc)
Dream - Makanan sederhana tetap bisa terasa nikmat. Tetapi, kenikmatan itu menjadi hilang saat tahu harganya yang begitu mahal.
Seperti dialami seorang pria asal Malaysia. Sampai-sampai, dia mengunggah status di akun media sosialnya lantaran tidak puas harus membayar makanan sederhana dengan harga tinggi di sebuah warung makan di Kampung Geliga Baru, Chukai, Kuala Terengganu.
Pemilik akun Facebook Syed Ikram membagikan gambar sepiring nasi dengan lauk dua potong cumi, seekor lobster dan sayur kangkung. Pria itu dikenai harga fantastis, 32 ringgit (sekitar Rp99 ribu).
" Macam ini saja 32 ringgit? Belum lagi airnya. Terkejut saat mau bayar. Ini warung biasa saja. Cepat kaya pemilik warung ini hingga dapat pergi haji bolak-balik," tulisnya pada hari Minggu, 22 Mei lalu.
Bahkan, dalam laman itu juga dibagikan percakapan antara pemilik warung yang dikenal sebagai Liza Musid. Liza menyatakan harga yang dibebankan itu dinilai wajar.
Warganet memberi berbagai reaksi termasuk mengecam pemilik warung bersangkutan. Mereka menilai pemilik warung terlalu ekstrem akibat mengenakan harga makanan yang tidak masuk akal.
© Dream
Dream - Menyadari isu yang diangkat Ikram menjadi semakin viral, Liza menegur pelanggannya itu. Dia menjelaskan harga setiap lauk yang diambil.
" Salam bro, harga udang RM15 (setara Rp46 ribu) seekor, sotong RM7 (setara Rp21 ribu) sepotong. Anda ambil dua potong. Sayur seringgit (setara Rp3.000. Nasi penuh RM2 (setara Rp2.000). Harga kan sudah ada dalam daftar. Kenapa tak melihat dulu?" kata Liza.
Namun Ikram tetap menyatakan dia tidak menyangka warung sebiasa itu tega menarik biaya makanan dengan harga cukup tinggi.
© Dream
Dream - Pun begitu, Liza merasa tindakan pelanggannya itu telah merusak nama baik warungnya. Dia lantas meminta Ikram untuk menghitung sendiri biaya yang harus dibayar berdasarkan harga bahan mentah di pasar.
Namun, Ikram membalas, dia juga tahu seluk beluk harga bahan makanan di pasar. Karena dia seorang ayah tunggal dan sering ke pasar untuk berbelanja.
Ikram menambahkan, inilah pertama kali dalam sejarah hidupnya memakan makanan di warung tepi jalan dengan harga yang semahal itu.
Tidak ingin memperpanjang masalah, pemilik warung menyatakan ingin mengembalikan uang yang dibayarkan oleh Ikram. Tetapi, pria itu tetap tidak mau menerimanya.
" Tidak perlu kembalikan uang saya. Saya bayar berapapun harga yang telah Anda berikan pada saya. Cuma saya berharap berdaganglah dengan ikhlas, supaya kita bertahan dalam bisnis," balas dia.
(Ism, Sumber: mynewshub.cc)