Kisah Tragis Si Ratu Kecantikan, Tewas Dibunuh

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 20 November 2014 18:37
Kisah Tragis Si Ratu Kecantikan, Tewas Dibunuh
Sebelumnya dia dilaporkan hilang, kemudian ditemukan tak bernyawa bersama sang kakak.

Dream - Mimpi Honduras untuk mengirim wakilnya di ajang Miss World 2014 di London kandas. Menyusul laporan pada Rabu kemarin yang menyebutkan Miss Honduras 2014, Maria Jose Alvarado, 19 tahun, tewas ditembak dari

belakang dan dikubur di samping sebuah sungai.

Dalam peristiwa itu, kakak korban bernama Sofia Trinidad, juga ikut tewas setelah ditembak pada bagian kepala oleh kekasihnya bernama, Plutarco Ruiz.

Maria yang seharusnya sudah terbang ke London untuk mengikuti Miss World 2014 dinyatakan hilang bersama Sofia enam hari yang lalu. Keduanya dilaporkan hilang setelah mengikuti sebuah pesta ulang tahun.

Harian La Prensa melaporkan, polisi kemudian menyelidiki keterlibatan kekasih Sofia, Ruiz, yang belakangan diketahui menembak kekasihnya. Diduga, pelaku cemburu melihat Sofia berdansa dengan seorang pria. Dia kemudian juga menghabisi Maria yang mencoba melarikan diri.

Kedua mayat gadis itu kemudian dikubur di tepi Sungai Aguagual di kota Arada, sebuah kota di barat laut Honduras yang terkenal akan tingkat kriminalitasnya.

" Kami sangat yakin yang dikubur itu adalah dua gadis malang tadi. Tempat itu berjarak 20 kilometer dari lokasi hilangnya Maria dan Sofia," kepala Detektif Leandro Osorio.

Selain Ruiz, polisi juga menangkap beberapa orang yang diduga terlibat pada Selasa kemarin dan mengamankan sepucuk pistol jenis Colt-45, serta dua buah kendaraan jenis pikap. 

Menteri Keamanan Honduras Arturo Corrales mengatakan, tidak diragukan lagi Ruiz adalah dalang dari semua kejahatan ini. Dalam melakukan pembunuhan itu, Ruiz dibantu sosok bernama Aris Maldonado Mejia.

" Saya yakin Ruiz adalah dalang sekaligus eksekutornya," kata Corrales.

Saat ini polisi sedang menyelidiki pelaku lain yang diduga membantu Ruiz menghilangkan jejak, dengan mengecat ulang kendaraan yang dipakai untuk melakukan pembunuhan.

Sementara itu penyelenggara Miss World mulai mengirim ucapan bela sungkawa dan menyampaikan penghargaan kepada kedua gadis malang tersebut sejak Sabtu kemarin.

" Kami sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa mereka," ketua Miss World, Julia Morley dalam sebuah pernyataan.

Maria adalah mahasiswi tingkat akhir jurusan ilmu komputer di Northern Polytechnic Institute, Honduras.

Dia sering mengikuti kontes kecantikan di negaranya sejak masih anak-anak. Di Honduras, Maria dikenal sebagai model di acara game 'X-0'.

Honduras, negara miskin di Amerika Selatan, memiliki populasi 8 juta jiwa. Negara itu tercatat sebagai negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia.

Reporter khusus PBB Rashida Manjoo mengingatkan pada Juli lalu, kekerasan terhadap wanita telah meningkat di Honduras, yang mencapai 263,4 persen. Di mana wanita dibunuh secara kejam antara 2005 hingga 2013.

(Ism, Sumber: Emirates 24/7)

Beri Komentar