Maling Diikat Gara-gara Curi Beras, Tetapi...

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 27 Januari 2017 10:17
Maling Diikat Gara-gara Curi Beras, Tetapi...
Wajar jika pencuri dipermalukan di muka umum. Bagaimana jika pencuri itu adalah tikus?

Dream - Pencuri mendapat hukuman saat tertangkap tentu sudah biasa. Dipermalukan di muka umum, itupun sebagai hukuman paling ringan.

Tapi, apa jadinya jika pencuri tersebut bukan manusia, tetapi dihukum laiknya manusia? Tentu agak sedikit aneh.

Itulah yang terjadi pada pencuri beras di sebuah toko, yang ternyata adalah seekor tikus. Keempat kaki hewan itu diikat dan digantung, sembari dikalungi kertas berisi tulisan.

Netizen China mengunggah dua foto di media sosial Weibo saat tikus itu diikat menggantung. Di foto pertama, tikus itu dikalungi kertas dengan tulisan dalam huruf China, 'Meski Anda memukuli saya hingga mati, saya tidak mau mengaku mencuri beras.'

tikus maling dihukum

Pada foto ke dua, kertas itu telah diganti dengan tulisan, 'Saya tidak akan mengulanginya lagi'. Mungkin, tikus itu kini sudah mati.

tikus maling dihukum

Dua foto tersebut memicu perdebatan di media sosial. Ada yang menyatakan hukuman pada tikus itu terlalu kejam, mengingatkan pada penyiksaan kaum intelektual di masa revolusi China.

" Saya kira cukup untuk hewan ini. Kenapa tidak Anda lepaskan saja hama ini di rumah Anda untuk mencuri dan membawa penyakit? Apakah ini baik?" tulis pengguna Weibo.

" Anda bisa membunuh pencuri seperti ini, tapi Anda justru menyiksanya pelan-pelan. Sangat tidak manusiawi. Saya bukan orang suci, saya hanya tidak tahan melihat kekejaman," tulis pengguna Weibo lainnya.

Sumber: shanghaiist.com

Beri Komentar