Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)
Dream - Pelit, salah satu watak buruk manusia. Pemilik watak ini tidak akan pernah mau berbagi kepada sesamanya.
Kadar orang pelit ini akan terlihat jelas ketika ada seseorang yang tengah membutuhkan. Mereka enggan memberikan sebagian rezekinya meski sebetulnya telah diberi kelapangan.
Belum lagi soal pinjaman uang. Orang pelit tak akan pernah mau memberikan uangnya.
Padahal, ada banyak orang yang membutuhkan uang demi mencukupi hidup. Mereka tentu sangat butuh bantuan.
Kepada mereka yang pelit, kita dianjurkan membacakan doa ini agar hatinya luluh.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ فُلَانا) (..كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahumma innaka antal azizul katsir. Wa ana 'abdukal dla'ifudz dzalilul ladzi la haula wa la quwwata illa bika. Allahumma sahhir li (sebut nama orang yang pelit) ka sakhkhorta fir'auna li musa, wa layyil li qolbahu kama layyantal khadida li dawuda fa innahu la yanthiqu illa bi idznika nashiyatuhu fi qobdlatika wa qolbuhu fi yadika jalla tsana'u wajhika ya arhamar rahimin.
Artinya,
" Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar, sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina lagi dina yang tiada upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu. Ya Allah, tundukkanlah (sebut nama orang dimaksud) padaku sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir’aun pada Nabi Musa. Dan luluhkanlah hatinya untukku sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Nabi Daud. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu, ubun-ubunnya dalam genggaman-Mu dan hatinya di kekuasaan-Mu. Dzat-Mu Maha Agung, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara para pengasih."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Tolong menolong sudah menjadi sifat dasar manusia. Ada rasa tak tega ketika melihat saudara kita mengalami kesusahan.
Islam juga telah mengajarkan umatnya untuk selalu tolong menolong dengan sesamanya dalam hal kebaikan.
Sayangnya hati manusia tak lepas dari berbagai penyakit yang bisa menggerogoti kebaikan. Salah satu penyakit hati adalah sifat kikir. Sifat ini membuat seseorang tak mau berbagi dengan saudara.
Dia juga tak peduli bagaimana nasib saudaranya. Bahkan cenderung merasa harta yang dimilikinya semata karena perjuangannya sendiri.
Sehingga, Islam mengingatkan cukup keras agar menjauhi sifat kikir. Menggantinya dengan kedermawanan berdasar keikhlasan hati dan kegembiraan.
Agar selamat dari sifat kikir, dianjurkan membaca doa ini.

Allahumma qini syukha nafsi waj'alni minal muflihin.
Artinya,
" Ya Allah, hilangkanlah dariku sifat kikir (lagi tamak) dan jadikanlah aku orang-orang yang beruntung."