Panas Ekstrim Bayangi Musim Haji Dalam 10 Tahun ke Depan

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 17 Maret 2016 17:30
Panas Ekstrim Bayangi Musim Haji Dalam 10 Tahun ke Depan
Musim haji akan jatuh di bulan dengan suhu udara yang sangat panas. Jemaah diminta berhati-hati dan menghindari sinar matahari secara langsung.

Dream - Anda yang berencana berangkat haji dalam 10 tahun kedepan hendaknya mempersiapkan kesehatan lebih baik. Alasannya, musim haji mulai tahun ini hingga 10 tahun ke depan akan jatuh di bulan-bulan panas.

Kondisi ini dikhawatirkan akan membuat para jemaah haji mudah menderita stroke akibat sengatan matahari.

Berdasarkan kajian yang dijalankan Institute Riset Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji dan Umrah, musim haji akan jatuh pada bulan-bulan musim panas yaitu September, Agustus, Juli, dan Juni.

Kajian tersebut mencatatkan adanya kenaikan yang tinggi kasus sengatan matahari pada musim haji tahun lalu. Selain itu, serangan penyakit lain juga akan berlanjut pada musim haji yang akan datang.

Kota Mekkah dan sekitarnya akan menjadi begitu panas dalam kurun waktu 10 tahun mendatang. Kajian itu juga mengingatkan kepada para jemaah haji untuk menjaga kondisi badan agar tetap sehat.

Kajian tersebut menyarankan kepada para jemaah menghindari sinar matahari secara langsung dengan menggunakan payung. Selain itu, disarankan pula untuk memperbanyak minum air dan minuman ringan, menutupi kepala, mengenakan pakaian yang cerah, dan memasang AC di kamar mandi.

Beberapa ciri gejala sengatan matahari antara lain seperti temperatur tubuh menjadi panas, sakit kepala dan pusing, kehilangan kesadaran, serta denyut jantung bekerja cepat dan berkeringat.

Berdasarkan kajian tersebut, terdapat 1.014 kasus kepanasan tahun lalu, 723 kasus sengatan matahari, dan 1.737 kasus luka bakar akibat matahari.

(Sumber: saudigazette.com.sa)

Beri Komentar