Dulunya Lahan Tandus, Kini Hasil Jerih Payah Fotografer Ini Buat Tercengang

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 2 Mei 2019 12:00
Dulunya Lahan Tandus, Kini Hasil Jerih Payah Fotografer Ini Buat Tercengang
Sebastio dan Lelia berhasil menghidupkan kembali hutan yang telah mati.

Dream - Dunia mungkin mengenal nama Sebastio Ribeira Salgado sebagai fotografer profesional asal Brasil. Karyanya sudah terkenal seantero dunia.

Tidak banyak yang tahu siapa Sebastio di luar profesinya sebagai fotografer. Rupanya, pria ini adalah sosok di balik proyek restorasi lingkungan paling menakjubkan.

Bersama sang istri, Lelia Deluiz Wanick Salgado, Sebastio mendirikan organisasi nirlaba, Instituto Terra. Dengan organisasi itu, dia mengubah lahan mati menjadi hijau nan subur.

Dikutip dari Oddity Central, projek ini bermula pada 1998. Kala itu, Sebastio dilanda trauma parah usai bertugas memotret tragedi perang di Rwanda.

Peristiwa penuh kengerian menghantuinya dalam waktu yang lama usai meninggalkan Benua Afrika. Dia sampai kehilangan keyakinan akan nilai-nilai kemanusiaan dan hampir tak mau lagi memotret.

Dalam kondisi tersebut, orangtuanya menawari Sebastio dan Lelia lahan pertanian yang menjadi tempat lahir fotografer itu. Pria itu pun menerima tawaran tersebut, berharap kepulangannya ke tanah itu membantu menyembuhkan traumanya.

 

1 dari 2 halaman

Lahan Tandus

Begitu sampai di lahan pertanian orangtuanya, Sebastio kaget. Apa yang dia jumpai tidak seperti yang ada dalam kenangannya akan masa kecil.

Lahan seluas 1.750 hektarr di Minas Gerais, 70 Kilometer dari pantai Brasil tersebut sangat tandus. Dia masih ingat, hutan Atlantik menutupi setengah dari kawasan itu dulu.

" Tanah itu sama sakitnya dengan saya, semuanya rusak. Hanya sekitar 0,5 persen bagian lahan itu yang ditumbuhi pohon," kata Sebastio.

Seperti kebanyakan petani Brasil, ayah Sebastio menebangi hutan, menjual kayu, dan menanam rumput afrika untuk pakan ternak. Seketika, tanah yang subuh itu berubah tandus dan kering.

 

2 dari 2 halaman

Hijau Kembali

Tak patah semangat, Sebastio dan Lelia berjuang menghidupkan kembali hutan yang pernah ada. Sang istri mendapatkan ide untuk menanam kembali hutan.

" Ketika kami memulainya, semua serangga dan burung kembali dan, terima kasih pada pertumbuhan pohon yang telah lahir kembali, ini adalah momen yang sangat penting," kata Sebastio.

Kini, hutan yang hilang telah kembali. Pun demikian dengan kicau burung dan suara serangga.

Beri Komentar