Pengertian Kalimat Simpleks dan Kompleks, Ciri-Ciri dan Contohnya yang Penting Diketahui

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Senin, 12 September 2022 12:12
Pengertian Kalimat Simpleks dan Kompleks, Ciri-Ciri dan Contohnya yang Penting Diketahui
Kalimat simpleks sering disebut dengan kalimat tunggal, sedangkan kalimat kompleks sering disebut sebagai kalimat majemuk.

Dream – Mempelajari tentang kalimat dalam bahasa Indonesia sangatlah beragam. Hal ini karena kalimat sendiri adalah bagian terpenting dalam sebuah tulisan. Dari kumpulan kata-kata yang disusun secara baik dan benar, maka itulah yang kemudian menjadi kalimat yang mampu dipahami oleh pembacanya.

Salah satu kalimat yang akan dibahas adalah kalimat simpleks dan kompleks. Sahabat Dream mungkin pernah mendengar atau bahkan mempelajarinya. Nah, kali ini kita akan mengingatnya kembali tentang apa itu kalimat simpleks dan kompleks beserta contoh kalimatnya.

Untuk mengetahui secara lebih jelas tentang kalimat simpleks dan kompleks, ciri-ciri, dan contoh kalimatnya, berikut sebagaimana telah dirangkum Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Pengertian Kalimat Simpleks dan Kompleks

Pengertian Kalimat Simpleks dan Kompleks© Unsplash.com

Sebelum membahas lebih dalam tentang kalimat simpleks dan kompleks, ada baiknya jika sahabat Dream mengetahui terlebih dahulu pengertian dari kalimat simpleks dan kompleks itu sendiri. Hal ini sekaligus juga bisa mengingatkan sahabat Dream kembali tentang pelajaran bahasa Indonesia di masa lalu tentang materi kalimat simpleks dan kompleks.

Kalimat simpleks disebut juga dengan kalimat tunggal, yakni kalimat yang hanya memiliki satu fungsi kalimat. Ini sesuai dengan sebutannya “ kalimat simpleks” yang memang simpel. Kalimat simpleks hanya memiliki satu klausa atau satu unsur predikat saja. Di dalam kalimat tersebut adalah beberapa fungsi sebagaimana yang sering sahabat Dream pelajari tentang kalimat, yakni berupa subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K), dan pelengkap (pel).

Sedangkan kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki dua klausa, yakni klausa utama (induk kalimat) dan klausa subordinatif (anak kalimat). Dalam struktur kalimatnya, klausa utama ini  bisa berdiri sendiri sebagai kalimat lepas, sedangkan klausa subordinatif tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat mandiri. Klausa subordinatif (anak kalimat) biasanya bergantung pada klausa utama (induk kalimat).

2 dari 4 halaman

Ciri-ciri Kalimat Simpleks dan Kompleks

Setelah mengetahui apa itu kalimat simpleks dan kompleks, sahabat Dream juga perlu mengetahui apa saja ciri-ciri dari kedua kalimat tersebut. Dengan begitu, nantinya kamu bisa mendeteksi suatu teks dengan lebih mudah untuk menentukan mana yang termasuk kalimat simpleks dan mana yang kalimat kompleks. Berikut adalah beberapa ciri-cirinya:

Ciri-ciri Kalimat Simpleks

  • Dalam kalimat simpleks terdapat satu klausa lengkap, baik itu berbentuk subjek (S)-predikat (P), subjek (S)-predikat (P)-objek (O), subjek (S)-predikat (P)-objek (O)-keterangan (K)-pelengkap.
  • Kalimat simpleks sifatnya sederhana karena hanya terdiri dari satu klausa saja.
  • Secara umum, kalimat simpleks hanya terdapat satu kejadian atau peristiwa saja.
  • Kalimat simpleks tidak menggunakan konjungsi atau kata penghubung.
  • Kalimat simpleks tidak menggunakan tanda baca koma.

Ciri-ciri Kalimat Kompleks

  • Terdiri dari dua peristiwa atau kejadian dalam kalimat kompleks.
  • Struktur dalam kalimat kompleks dipisahkan dengan menggunakan tanda koma maupun kata penghubung atau konjungsi.
  • Memiliki dua subjek dan predikat dalam kalimat kompleks.
3 dari 4 halaman

Jenis-jenis Kalimat Kompleks

Jenis-jenis Kalimat Kompleks© Unsplash.com

Khusus untuk kalimat kompleks, hal ini terdiri dari dua jenis, yakni kalimat kompleks paraktaktik dan hipotaktik. Berikut adalah perbedaan keduanya yang perlu sahabat Dream perhatikan:

Kalimat Kompleks Parataktik

Kalimat kompleks parataktik adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih yang memiliki hubungan setara. Hubungan setara maksudanya adalah klausa-klausa tersebut sifatnya koordinatif. Di mana salah satu klausa bisa berdiri sendiri sebagai kalimat utuh. Hubungan antarklausa pada kalimat kompleks menggunakan kata hubungan berupa dan, atau, tetapi, serta, sedangkan, padahal, dan melainkan.

Kalimat Kompleks Hipotaktik

Kalimat kompleks hipotaktik adalah kalimat yang memiliki dua klausa tetapi maknanya tidak setara. Di mana klausanya menduduki fungsi utama atau induk kalimat. Sedangkan klausa yang lain sebagai anak kalimat atau kalimat subordinatif. Kata hubung yang digunakan dalam kalimat kompleks hipotaktik adalah agar, walaupun, meskipun, sehingga, maka, tanpa, bahwa, jika, namun, ketika, apabila.

4 dari 4 halaman

Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks

Agar sahabat Dream lebih memahami tentang kalimat simpleks dan kompleks, berikut adalah beberapa ciri dari kedua kalimat tersebut:

Contoh Kalimat Simpleks

  1. Nendra menendang bola itu.
  2. Ibu mencuci piring di dapur.
  3. Tyas mengajari adiknya membaca.
  4. Dicky menonton film di bioskop bersama kakaknya malam ini.
  5. Doni memakai sepatu baru di hari pertama masuk sekolah.
  6. Tamara akan berlibur ke Hongkong.
  7. Ayah membelikan putranya sepatu bola baru.

Contoh Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks parataktik:

  1. Ibu membeli ikan nila dan ikan patin di pasar tradisional.
  2. Kakak pergi ke pameran seni tadi malam, tetapi tidak mengajak sahabatnya.
  3. Bima sudah belajar merapikan kamar sendiri, sedangkan Ken sudah pintar membantu ibu.
  4. Dimas bekerja di rumah sakit Pelita Kasih, sedangkan Doni bekerja di rumah sakit Harapan.
  5. Dena sangat suka memasak, tetapi adiknya tidak suka.

Kalimat kompleks hipotaktik:

  1. Rena ingin kuliah di Inggris jika bahasa Inggrisnya sudah lancar.
  2. Karin jalan-jalan ke mall bersama sahabatnya, sehingga ia tidak bisa membantu ibu menyiapkan makan siang di rumah.
  3. Saya ingin pergi ke Korea Selatan jika uangnya sudah terkumpul.
  4. Makan dan minumlah yang cukup agar tubuh selalu sehat.
  5. Kak Fira menutup semua jendela ketika sore hari.
Beri Komentar