Artis Cilik Indonesia Dilecehkan di Malaysia

Reporter : Kusmiyati
Rabu, 11 Maret 2015 20:38
Artis Cilik Indonesia Dilecehkan di Malaysia
Penyanyi cilik itu mengaku mengalami pelecehan seksual oleh manajernya sendiri di Malaysia.

Dream - Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) mendapat laporan dugaan pelecehan seksual penyanyi cilik Indonesia, Tg. Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait membenarkan bocah ini mengalami pelecehan seksual oleh manajernya sendiri.

" Senin, 9 Maret 2015 bersama orangtuanya dia datang melaporkan dirinya mengalami pelecehan seksual. Pelakunya sendiri personal manager inisial AD," ujar Arist Merdeka Sirait saat berbincang dengan Dream.co.id, Selasa, 11 Maret 2015.

Tg tak hanya mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan. Barang-barang berharga miliknya juga raib dibawa kabur oleh sang pelaku.

" Gitar kesayangan (seharga) 45 juta. Laptop dan kamera yang ada di apartemen, ujar Arist.

Menanggapi hal ini, Komnas PA siap mendampingi untuk mengusut tuntas kasus pelecehan seksual yang menimpa penyanyi cilik mantan penyanyi jalanan ini. 

" Kejadian seksual tidak boleh dibiarkan. Besok kami akan laporkan ke Mabes Polri (atas kasus) kekerasan seksual dan pencurian," tambah Arist. Dari pengakuan korban, pelecehan seksual terjadi sekitar awal November hingga pertengahan Januari.

" Bocah ini mengaku banyak, cerita tetapi tidak etis menceritakan sepenuhnya. Terjadi sekitar awal November sampai pertengahan Januari di Malaysia. Soal pelecehan itu, ada percobaan pemerkosaan," ujarnya. (Baca: Mati Suri 36 Kali Sampai Uang Rp 390 Juta Dibakar Istri)

Arist berharap kasus seperti ini tidak lagi menimpa anak-anak Indonesia. " Kasus pedofilia ini semoga tidak terjadi lagi. Anak-anak itu generasi penerus bangsa, yang harus dijaga," harapnya. (Ism) 

1 dari 1 halaman

Tak Kuasa Layani Suami, Istri Gugat Cerai

Dream - Seorang wanita mengajukan gugatan cerai kepada sang suami di Pengadilan Bani al Harith, dekat Ibu Kota Sanaa, Yaman. Gugatan ini dilayangkan lantaran sang suami terlalu sering minta 'dilayani'.

Wanita yang tidak disebut namanya demi kepentingan hukum ini menyatakan permintaan suami sampai tujuh kali dalam sehari.

" Dia mengatakan suaminya tidak pernah lelah dan terkadang sampai mengejarnya ke dapur untuk minta 'dilayani' saat ia sedang memasak," ujar petugas pengadilan seperti dilansiremirates247.com, Selasa, 10 Maret 2015.

Gugatan ini sudah ditangani oleh pengadilan. Tetapi, hakim memutuskan untuk menunda memberikan keputusan.

Penundaan ini dimaksudkan untuk pemeriksaan medis apakah si pria mengidap kelainan atau tidak. Usai pemeriksaan, hakim akan segera memutus gugatan tersebut.

" Sang suami mengakui bahwa istrinya memang membuat gugatan itu tetapi hakim menunda sidang untuk menunggu hasil pemeriksaan medis," kata pejabat pengadilan itu.

Beri Komentar