Saprudin Bustomi, Desainer Taman Stadion Piala Dunia 2022 Ternyata Orang Indramayu

Reporter : Nabila Hanum
Rabu, 30 November 2022 13:00
Saprudin Bustomi, Desainer Taman Stadion Piala Dunia 2022 Ternyata Orang Indramayu
Adalah Saprudin Bustomi yang menjabat sebagai Landscape Site Manager dari taman-taman indah di stadion Piala Dunia 2022 Qatar.

Dream - Perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar menjadi perhatian dunia. Untuk menunjang pesta bola empat tahunan itu, sejumlah stadion, termasuk Al Bayt, dihias dengan rumput dan taman agar menawan.

Menariknya, sosok di balik taman cantik dan modern itu merupakan putra asli Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Adalah Saprudin Bustomi yang menjabat sebagai Landscape Site Manager dari taman-taman indah di stadion Piala Dunia 2022 Qatar.

1 dari 8 halaman

“ Senang sekali ya, rasanya ada kepuasan tersendiri karena ilmu saya bermanfaat untuk hijaunya taman-taman di sini, ” kata Saprudin, dikutip YouTube Liputan6 SCTV, Rabu 30 November 2022.

Saprudin mengerjakan beberapa proyek taman, termasuk Aspire Park di Stadion Al Bayt, Kota Al Khor, Qatar.

Di proyek itu, Saprudin bersama timnya mendesain lahan gurun agar bisa hijau dan menunjang keindahan pertandingan piala dunia.

Salah satu upayanya adalah dengan membangun danau kecil di tengah taman, lengkap dengan pepohonan dan rerumputan yang hijau.

2 dari 8 halaman

“ Di taman ini juga jadi tempat interaksi oleh banyak orang, termasuk anak-anak dan keluarga untuk makan-makan, hingga bermain bola” katanya.

Hijaunya Aspire Park bahkan mengantongi predikat sebagai taman terbaik di seluruh kawasan Timur Tengah.

Daya tarik Aspire Park karya Saprudin dan timnya ini juga menjadi lokasi yang nyaman bagi anak-anak. Di sini pengunjung bisa bermain sepatu roda, bersepeda hingga bermain skuter.

Selain ikut membangun, Saprudin juga bertanggung jawab merawat dan menjaga taman-taman tersebut agar tetap indah dan tidak rusak.

3 dari 8 halaman

“ Saya ikut sejak awal penanaman pohon pertama. Saat itu Aspire Park masih berupa gurun pasir yang tandus, dan belum ada apa-apanya," kata Saprudin, dikutip dari Bola.com.

Sejak keberangkatannya ke Qatar pada tahun 2009, Saprudin langsung berkesempatan bergabung di perusahaan lanskap tata kota setempat.

" Di proyek ini saya bertugas menyiapkan tanaman baik pohon, bunga atau rumput untuk seluruh stadion yang sedang dibangun untuk persiapan Piala Dunia 2022," ujar Saprudin.

Hingga saat ini, Saprudin mengemban tanggung jawab untuk membuat, merawat, dan menjaga tujuh taman stadion untuk Piala Dunia 2022.

" Tempatnya di Stadion Al Bayt di Al Khor, Stadion Al Janoub di Al Wakra, Stadion Ahmad Bin Ali di Al Rayyan, Stadion Education City di Qatar Foundation, Stadion Al Thumama, Stadium 974 dan Stadion Lusail," ujarnya.

4 dari 8 halaman

5 dari 8 halaman

Al Rihla, Bola Resmi Piala Dunia 2022 Ternyata Produksi Madiun

Dream - Indonesia rupanya turut berkontribusi dalam gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar. Pasalnya, bola resmi Piala Dunia 2022, Al Rihla, keluaran Adidas itu diproduksi di Madiun, Jawa Timur.

Nama 'Al Rihla' diambil dari bahasa Arab yang memiliki arti 'perjalanan'. Desain bolanya sendiri terinspirasi dari budaya, arsitektur, kapal ikonik, dan bendera Qatar, selaku tuan rumah Piala Dunia Qatar 2022.

Menurut situs FIFA, bola ini sudah dikeluarkan Adidas sebagai bola resmi untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022. Al Rihla menjadi bola ke-14 yang telah diciptakan Adidas untuk pertandingan Piala Dunia.

6 dari 8 halaman

Perusahaan merancangnya untuk mendukung kecepatan permainan puncak, membuat bola ini mampu bergerak lebih cepat dibandingkan bola mana pun dalam sejarah.

Bola ini dibuat secara ekslusif menggunakan tinta dan lem berbasis air, memberikan Al Rihla predikat sebagai bola Piala Dunia yang paling ramah lingkungan.

Al Rihla dirancang dari bagian dalam ke luar dengan menggunakan pengujian yang ketat di laboratorium perusahaan, melalui terowongan angin dan di lapangan oleh para pemain sepak bola.

7 dari 8 halaman

Hasil pengujian ini menunjukkan tingkat akurasi dan keandalan tertinggi bola di lapangan permainan. Hal ini sebagian karena bentuk panel dan tekstur pemukaan bola yang baru.

Sejak muncul berbagai kritikan mengenai desain dan kualitas penampilan bola yang digunakan saat Piala Dunia, kini Bola Piala Dunia pun mulai didesain menggunakan kemajuan teknologi.

Di samping itu, bola Piala Dunia 2022 diketahui diproduksi perusahaan asal Madiun, Jawa Timur, PT Global Way Indonesia (GWI) yang merupakan produsen peralatan asli untuk merek Adidas.

8 dari 8 halaman

 

Beri Komentar