Kasad Andika Konferensi Pers Enzo (Foto: Merdeka.com)
Dream - Sejak dahulu, isu radikalisme menjadi perhatian negara. Apabila terdapat individu yang terpapar radikalisme, tentu dapat membahayakan negara.
Seorang taruna akmil bernama Enzo Zenz Allie sempat menjadi perbincangan publik lantaran diduga terpapar radikalisme. Sebab, di media sosial beredar foto-foto yang membuatnya dituding telah terpapar radikalisme.
Tentu sangat bahaya apabila seorang aparat negara terpapar radikalisme. Dugaan Enzo terpapar radikalisme ini membuatnya TNI memverifikasi latar belakangnya.
Kini setelah satu tahun berlalu, kabar terbaru Enzo sang taruna Akmil keturunan Prancis, kembali muncul ke permukaan.
Pada tahun 2019, Enzo Zenz Allie atau Enzo dituding terpapar radikalisme. Enzo diisukan terafiliasi organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Hal ini kemudian membuat TNI kembali menyelidiki latar belakangnya. Wawan Hari Purwanto, Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN), mengatakan, Enzo harus bersih dari ideologi yang berbeda.
" TNI perlu lakukan verifikasi lebih detail, kata kuncinya dia (Enzo) harus steril dari ideologi yang berbeda," tuturnya.

Enzo memang dinyatakan lolos taruna TNI lantaran memenuhi segala persyaratan. Namun dalam kasusnya itu, pihak TNI kemudian melakukan verifikasi kembali. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI, Andika Perkasa, mengatakan, salah satu variabelnya adalah media sosial milik Enzo.
" Dalam pemeriksaan parameter tes yang kami lakukan, yang bersangkutan oke. Tapi kami juga memahami mungkin ada pendalaman, jadi kita akan lakukan terhadap semuanya bukan hanya kepada dia (Enzo)," ungkapnya.
Kini setelah satu tahun berlalu, Enzo ternyata masih termasuk dalam taruna Akademi Militer TNI. Hal ini diketahui setelah Prabowo melakukan kunjungan.
Dalam kunjungannya, Pabowo tidak hanya bertemu dengan Enzo, ia juga memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja TNI Angkatan Darat.
Momen itu diketahui dalam video unggahan Twitter milik Juru Bicara Menhan Dahnil Simanjuntak beberapa waktu lalu.
Pemberitaan Enzo pertengahan tahun lalu, sempat membuat heboh karena dugaan radikalisme. Enzo bukan asli orang Indonesia, ia merupakan keturunan Prancis-Indonesia.
Diketahui sejak dirinya masih dalam proses seleksi taruna. Enzo diketahui masih berbicara menggunakan bahasa Prancis dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement

Kopi Tak Selalu Bikin Susah Tidur, Tapi Diam-Diam Bisa Mengurangi Kualitas Tidur

Mengapa Kalimantan Dikenal sebagai Borneo? Ternyata Berkaitan dengan Brunei

Naik Tipis di Sesi Pembukaan, IHSG Sempat Longsor di Bawah Level 6.000 Paska Reshuflfe Kabinet

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Cuka Apel Setiap Hari?

7 Barang di Dapur yang Sering Dipakai tapi Diam-Diam Bisa Berdampak pada Kesehatan

Lutut Sering Berbunyi Krek-Krek? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui

10 Kesalahpahaman tentang Dinosaurus yang Selama Ini Dianggap Benar