Surat Ar Rahman Ayat 1 – 30 Latin Lengkap Terjemahan & Keutamaannya

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 2 Maret 2022 14:00
Surat Ar Rahman Ayat 1 – 30 Latin Lengkap Terjemahan & Keutamaannya
Ayat ‘Fabi ayyi alaa’I rabbi kuma tukadzziban’ diulang sebanyak 31 kali dalam surat Ar Rahman.

Dream – Surat Ar Rahman merupakan surat ke-55 yang terdiri dari 78 ayat. Surat Ar Rahman dianjurkan untuk dibaca setiap hari supaya mendapatkan keutamaan darinya.

Isi setiap ayat Surat Ar Rahman berisi pemberitahuan tentang kenikmatan Allah Swt yang sungguh luar biasa. Di dalam surat ini juga dijelaskan tentang rahmat Allah yang nyata adanya di dunia dan akhirat.

Disebut Ar Rahman yang artinya Yang Maha Pemurah berasal dari salah satu Asmaul Husna, ‘Ar Rahman’. Sebagian besar surat ini menerangkan kemurahan Allah Swt kepada hamba-hamba-Nya. Allah selalu memberikan rezeki dan nikmat yang tiada terkira di dunia ini.

Ciri khas dari surat ini adalah pengulangan ayat ‘Fabi ayyi alaa’I rabbi kuma tukadzziban’ yang artinya nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?’. Ayat ini diulang sebanyak 31 kali sebagai penegasan bahwa Allah benar-benar mengasihi hamba-Nya.

1 dari 5 halaman

Keutamaan Surat Ar Rahman

Ilustrasi© freepik.com

Dianjurkan dibaca setiap hari, Surat Ar Rahman memiliki beberapa keutamaan sebagai berikut:

  1. Bisa meningkatkan keimanan umat manusia.
  2. Mendapat ridla dari Allah dalam menikmati karunia-Nya.
  3. Mensyukuri nikmat.
  4. Matinya orang yang membaca Surat Ar Rahman seperti syahid.
  5. Mendapat syafaat di hari kiamat.
  6. Membantu untuk banyak memuji Allah SWT.
  7. Mengingatkan umat Islam bahwa Allah SWT memiliki sifat Ar-Rahman.
  8. Mengingatkan bahwa ada makhluk yang lain selain manusia yang beribadah kepada Allah SWT.
  9. Mengingatkan bahwa manusia adalah makhluk yang pelupa.
2 dari 5 halaman

Surat Ar Rahman Ayat 1 - 10

1. Ar rahmaan(u)

Allah Yang Maha Pengasih,

2. ‘Allamal-qur’an

Yang telah mengajarkan Al-Qur'an.

3. Khalaqal-insan(a).

Dia menciptakan manusia,

4. ‘Allamahul-bayan(a).

Mengajarnya pandai berbicara.

5. Asy-syamsu wal-qamaru bi husban(in).

Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan,

6. Wan-najmu wasy-syajaru yasjudan(i).

dan tetumbuhan dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya).

7. Was-sama'a rafa‘aha wa wawadho‘al-mizan(a).

Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan,

8. Alla tatghau fil-mizan(i).

Agar kamu jangan merusak keseimbangan itu,

9. Wa aqimul-wazna bil-qisthi wa la tukhsirul-mizan(a).

Dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.

10. Wal-ardha wadha‘aha lil-anam(i).

Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya).

3 dari 5 halaman

Surat Ar Rahman Ayat 11 - 20

Ilustrasi© freepik.com

11. Fihaa fakihatuw wan-nakhlu zatul-akmam(i).

Di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,

12. Wal-hasbu zul-‘asyfi war-raihan(u).

dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

13. Fabi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

14. Khalaqal-insana min shal-shalin kal-fakhkhar (i).

Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

15. Wa khalaqal-jaanna mim maarijim min naar(in).

dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.

16. Fa bi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

17. Rabbul-masyriqaini wa rabbul-magribain(i).

Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara) dua barat.

18. Fa bi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

19. Marajal-bahraini yaltaqiyan(i).

Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu,

20. Bainahuma barzakhul la yabgiyan(i).

di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.

4 dari 5 halaman

Surat Ar Rahman Ayat 21 - 30

21. Fa bi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

22. Yakhruju minhumal-lu'lu'u wal-marjan(u).

Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.

23. Fa bi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

24. Wa lahul-jawaril-munsya'atu fil-bahri kal-a‘lam(i).

Milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan bagaikan gunung-gunung.

25. Fa bi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

26. Kullu man ‘alaiha fan(in).

Semua yang ada di bumi itu akan binasa,

27. Wa yabqa wajhu rabbika zul-jalali wal-ikram(i).

tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal.

28. Fa bi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

29. Yas'aluhµ man fis-samawati wal-ardh(i), kulla yaumin huwa fi sya'n(in).

Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.

30. Fa bi'ayyi ala'i rabbikuma tukazziban(i).

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

5 dari 5 halaman

Alasan Ada Ayat yang Diulang-ulang

Alasan Ada Ayat yang Diulang-ulang© Shutterstock.com

Seperti yang kita ketahui bahwa saat membaca surat Ar-Rahman ada salah satu ayat yang diulang-ulang. Ayat tersebut berbunyi sebagai berikut:

فَبِأَيِّالآءِرَبِّكُمَاتُكَذِّبّان

Artinya: Maka nikmat Tuhanmu mana lagi yang kau dustakan.”

Ayat tersebut diulang dalam Al-Quran sebanyak 31 kali yang dimulai dari ayat ke-13 sampai di akhir suratnya. Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, ayat yang diulang tersebut adalah berupa istifham atau kalimat tanya. Tetapi tujuannya sendiri tidaklah untuk bertanya. Melainkan untuk menetapkan bahwa manusia dan jin benar-benar mendustakan nikmat dari Allah SWT.

Surat Ar-Rahman ini juga tergolong unik. Di mana tidak hanya karena salah satu ayatnya yang diulang-ulang, tetapi juga adanya dhomir khitob tatsniah. Artinya adalah kata ganti untuk dua orang yang diajak berbicara.

Surat Ar-Rahman diwahyukan pada Nabi Muhammad saw tidak hanya untuk peringatan pada manusia saja. Tetapi juga diperuntukkan bagi jin yang menjadi target pembicaraan.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar