Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia turut bertambah seiring peningkatan jumlah pasien positif. Hingga hari ini, angka kematian tersebut mencapai 2.000 jiwa.
Menurut juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, jumlah spesimen yang telah diperiksa hampir mendekati angka 20 ribu. Dalam 24 jam terakhir sudah ada 16.702 spesimen sehingga total sebanyak 463.620 spesimen.
" Dari pemeriksaan sebanyak ini kita mendapatkan data konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 979 sehingga total sekarag ini akumulasi kasus positif kita menjadi 35.295 orang," ujar Yurianto, Rabu 11 Juni 2020.
Sementara angka kesembuhan bertambah sebanyak 507 orang. Angka tersebut menambah jumlah pasien sembuh secara keseluruhan menjadi 12.636 orang.
" Meninggal 41 orang sehingga total hari ini adalah 2.000 orang," kata Yurianto.
Menurut Yurianto, masih terdapat lima provinsi yang cenderung mencatatkan penambahan kasus cukup tinggi. Provinsi pertama adalah Jawa Timur dengan 297 kasus baru dan 112 kasus sembuh.
" Kemudian Sulawesi Selatan hari mecambahkan 141 kasus baru dan melaporkan tidak ada kasus sembuh," kata Yurianto.
Provinsi ketiga yaitu DKI Jakarta dengan 128 kasus baru dan 144 sembuh. Selanjutnya Kalimantan Selatan 69 kasus baru dan 36 sembuh dan terakhir, Sumatera Utara ada 45 kasus baru dan 12 sembuh.
" Kita mendapatkan data ada 18 Provinsi yang penambahan kasusnya di bawah 10, bahkan ada 9 provinsi dengan kasus nol, artinya tidak ada kasus baru," ucap dia.
Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan pihaknya terus menggenjot upaya pelacakan dan pemeriksaan terkait infeksi virus corona. Ini guna menemukan semakin banyak lagi kasus positif baru Covid-19.
Menurut Yurianto, pihaknya telah menerima data pemeriksaan terhadap 17.757 spesimen selama 24 jam. Sehingga, akumulasi spesimen yang telah diperiksa mencapai 446.918 spesimen.
" Ini memberikan tambahan kasus positif yang kita konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.241 orang sehingga totalnya menjadi 34.316 kasus.
Namun begitu, kasus pasien sembuh juga mengalami peningkatan cukup tinggi. " Kasus sembuh kita dapatkan 715 sehingga total menjadi 12.129 orang," kata Yurianto.
Sementara kasus meninggal bertambah sebanyak 36 orang. Akumulasi angka kematian akibat Covid-19 sejauh ini menapai 1.929 orang.
Yurianto mengatakan secara keseluruhan memang angka kasus Covid-19 masih meningkat. Tetapi jika dilihat provinsi, sebagian mulai menunjukkan tren stabil.
" Beberapa provinsi meningkat karena contact tracing yang kita lakukan lebih agresif lagi sesuai dengan arahan Presiden," kata dia.
Selanjutnya, Yurianto menjelaskan jika dilihat lebih rinci, terjadi penambahan kasus di lima provinsi. Seperti di Jawa Timur ada 273 kasus positif baru dan 97 pasien sembuh.
Di Sulawesi Selatan terdapat 189 kasus baru dengan 53 pasien sembuh. DKI Jakarta melaporkan 157 kasus positif dan 146 sembuh.
Jawa Tengah meningkat 139 orang dan 118 sembuh. Sedangkan Kalimantan Selatan 127 orang positif baru dan 10 orang sembuh.
Selain itu, ada 10 provinsi yang melaporkan kenaikan kasus positif harian di bawah 10. Sementara 6 provinsi tidak melaporkan adanya tambahan kasus.
" Penambahan ini disebabkan tracing yang agresif sehingga bisa kita lihat penambahan kasus ini adalah spesimen yang dikirim puskesmas atau dinas kesehatan, tidak didominasi oleh spesimen yang dikirim oleh rumah sakit," kata dia.
Dream - Terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 harian di Indonesia yang cukup tinggi. Secara total, jumlah kasus positif kini menjadi 33.076 kasus.
" Kita dapatkan jumlah konfirmasi Covid-19 yang positif sebanyak 1.043 kasus," ujar Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.
Kasus sembuh harian bertambah sebanyak 510 orang. " Totalnya menjadi 11.414 orang," kata Yurianto.
Sementara kasus meninggal bertambah 40 orang. Secara keseluruhan, angka kematian pasien akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 1.923 orang.
Yurianto menjelaskan data ini didapatkan dari pemeriksaan dalam 24 jam terakhir terhadap 16.181 spesimen. Sehingga hingga saat ini, total spesimen yang telah selesai diperiksa mencapai 429.161 spesimen.
Selanjutnya, Yurianto mengatakan ini menjadi gambaran kebiasaan baru harus dijalankan. Data yang terkumpul menandakan penularan masih terjadi.
" Artinya masih kita dapatkan kasus positif tanpa gejala yang menjadi sumber penularan berada di tengah-tengah masyarakat," ucap dia.
Yurianto mengatakan data peningkatan kasus bukan merupakan gambaran secara nasional. Sebab ada beberapa provinsi yang melaporkan adanya kasus baru, sementara sebagian lainnya mencatat tidak ada penambahan kasus positif.
" Sebagai contoh, sebaran yang kita dapatkan pada hari ini adalah di DKI Jakarta sebanyak 232 kasus baru namun juga bersamaan dengan itu hari ini juga dilaporkan 165 orang dinyatakan sembuh," kata dia.
Kemudian Jawa Timur melaporkan ada 220 kasus baru dengan 85 pasien dinyatakan sembuh. Provinsi lainnya yaitu Sulawesi Selatan dengan 180 kasus baru dan 31 Sembuh.
Lalu Kalimantan Selatan melaporkan 90 kasus baru dengan 1 orang sembuh. Sedangkan Sulawesi Utara mencatat 41 kasus baru namun tidak ada pasien dinyatakan sembuh.
" 17 provinsi hari ini melaporkan kasus baru di bawah 10 dengan 7 provinsi tanpa kasus baru," kata Yurianto.