Update Corona 31 Januari, Kasus Bertambah 12.001

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 31 Januari 2021 17:52
Update Corona 31 Januari, Kasus Bertambah 12.001
Penambahan kasus tertinggi hari ini berasal dari DKI Jakarta.

Dream - Belum ada tanda-tanda penurunan kasus Covid-19 di Indonesia. Menurut data Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 per hari ini31 Januari 2021, pasien Covid-19 bertambah 12.001 orang.

Untuk pasien yang meninggal dunia bertambah 270 orang, sehingga total akumulatif korban jiwa karena virus tersebut di Indonesia adalah 29.998 orang. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Provinsi Jawa Barat tercatat melaporkan kasus kematian akan Covid-19 paling tinggi yakni 62 orang.

Saat ini jumlah kumulatifnya mencapai 1.932 kasus di wilayah tersebut. Disusul Provinsi Jawa Timur ada penambahan sebanyak 51 orang meninggal dunia. Saat ini jumlah kumulatif nya mencapai 7.805 kasus.

 

Lalu ada, DKI Jakarta mencatat sebanyak 42 orang meninggal dunia karena Covid-19. Dengan penambahan itu kasus kematian di Ibu Kota sebanyak 4.267 orang. Hal yang juga mencengangkan adalah angka penambahan kasus di DKI Jakarta.

Penambahan kasus positif tertinggi ditemukan di DKI Jakarta dengan total 3.474 kasus. Menyusul DKI, di urutan kedua, ada Provinsi Jawa Barat dengan penambahan sebanyak 2.848 kasus baru Covid-19.

Sementara di luar Pulau Jawa, penambahan tertinggi terjadi di Kalimantan Timur dengan 658 kasus dan Sulawesi Utara 666 kasus baru. Data update pasien Covid-19 ini tercatat sejak Sabtu, 30 Januari 2021 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

Sumber: Liputan6.com

1 dari 4 halaman

Update Corona 30 Januari: Pecah Rekor Lagi, Sehari 14.518 Orang Positif Covid-19

Dream - Angka kasus positif Covid-19 di Tanah Air terus mengalami peningkatan. Pada hari ini, Sabtu 30 Januari 2021, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan adanya penambahan sebanyak 14.518 orang.

Peningkatan tersebut menyebabkan jumlah kasus yang terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia terhitung sejak Maret 2020 menjadi 1.066.313 orang.

Sementara, kasus kematian di Tanah Air bertambah 210 orang. Maka, keseluruhan ada 29.728 jiwa yang meninggal dunia akibat terpapar virus Corona Covid-19.

Satgas Covid-19 juga kembali melaporkan adanya peningkatan kasus sembuh dari virus Corona hari ini. Bertambah 10.242 orang, sehingga total yang dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19 mencapai 862.502 kasus.

Data update pasien Covid-19 ini tercatat sejak Jumat, 29 Januari 2021, pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Sabtu 30 Januari 2021 pada jam yang sama.

2 dari 4 halaman

Angka Kematian Covid-19 Menurun, Wiku: Jangan Berpuas Diri Dulu

Dream - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan, satu angka kematian akibat Corona Covid-19 terhitung nyawa yang berharga. Di balik jumlah angka kematian Covid-19 harus menjadi evaluasi penanganan di daerah masing-masing.

Perkembangan kasus kematian Covid-19 nasional naik 37,4 persen pada minggu lalu. Namun, minggu ini (per 24 Januari 2021) turun 3,0 persen.

" Ini adalah perkembangan cukup baik. Akan tetapi, jangan berpuas diri dengan angka kematian," tutur Wiku di Media Center COVID-19, Graha BNPB, Jakarta pada Kamis, 28 Januari 2021.

Meskipun (angka kematian COVID-19) mengalami penurunan. Kematian tetaplah kematian. " Satu angka saja, terhitung nyawa (berharga) dan tidak dapat ditoleransi," imbuh Wiku

3 dari 4 halaman

Provinsi dengan Kematian Covid-19 Tertinggi:

Provinsi dengan kenaikan kematian COVID-19 tertinggi per 24 Januari 2021, sebagai berikut:

1. Jawa Timur naik 44

2. Jawa Barat naik 42

3. Riau naik 15

4. Nusa Tenggara Barat naik 4

5. Gorontalo naik 4

 

4 dari 4 halaman

Adapun provinsi dengan persentase kematian COVID-19 tertinggi per 24 Januari 2021, antara lain:

1. Jawa Timur 6,95 persen

2. Lampung 5,25 persen

3. Sumatera Selatan 4,79 persen

4. Aceh 4,12 persen

5. Jawa Tengah 3,93 persen

" Bagi provinsi yang masih mengalami kenaikan kematian Covid-19 tertinggi untuk segera mengevaluasi penanganan pasien Covid-19, terutama di rumah sakit dengan (pasien) gejala sedang dan berat," kata Wiku.

Beri Komentar