Usai Daftar Pilkada di KPU, Bupati Halmahera Timur Meninggal

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 4 September 2020 19:58
Usai Daftar Pilkada di KPU, Bupati Halmahera Timur Meninggal
Orang nomor satu di Haltim tersebut jatuh pingsan saat menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya.

Dream - Bupati Halmahera Timur (Haltim) Muhammad Din Ma'bud meninggal dunia sore tadi, Jumat, 4 September 2020. Kabar meninggalnya sang bupati cukup mengejutkan karena mendiang baru saja mendaftarkan dirinya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Kabar meninggalnya sang bupati diketahui dari unggahan Anjas Taher lewat instastory akun Instagram tim suksesnya, @anjastaherofficial. Anjas adalah calon wakil bupati yang merupakan pasangnya Muhammad Din dalam pertarungan Pilkada Halmahera Timur. 

Bupati Haltim

Informasi yang diperoleh dari akun Instagram @redaksirealita diketahui jika orang nomor satu di Haltim tersebut sempat jatuh pingsan saat menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya.

" Beliau pidato tiba-tiba jatuh pingsan. Lalu dibawa ke rumah sakit," ungkap salah satu warga Haltim yang ikut menyaksikan pidato Bupati.

 

 

1 dari 2 halaman

Sempat mendapat pertolongan

Usai jatuh pingsan, mendiang sempat dibawa ke RSUD Maba. Namun, bupati yang karib sapa Muhdin itu menghembuskan napas terakhirnya di fasilitas kesehatan ini.

Muhdin merupakan Wakil Bupati Haltim pada periode 2010-2015 dan 2016-2020. Pada Maret, ia dilantik menjadi Bupati Haltim menggantikan Rudy Erawan yang tersangkut kasus suap dan divonis 4,5 tahun penjara.

Pada Pilkada 2020 ini Muhdin maju sebagai calon bupati petahana dengan menggandeng politikus Partai Golkar Anjas Taher.

 

2 dari 2 halaman

Keduanya diusung Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan menjadi paslon Pilkada Haltim pertama yang mendaftarkan diri ke KPU Jumat siang.

      View this post on Instagram    

Usai Daftar di KPU, Bupati Halmahera Timur Meninggal saat Orasi di Depan Pendukungnya TERNATE (Realita) - Bupati Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, Muhdin Ma'bud meninggal dunia, Jumat (4/9) sore, usai mendaftarkan diri untuk maju di Pilkada 2020 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Informasi di lapangan, Bupati jatuh pingsan saat menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya. " Beliau pidato tiba-tiba jatuh pingsan. Lalu dibawa ke rumah sakit," ungkap salah satu warga Haltim yang ikut menyaksikan pidato Bupati. Usai jatuh pingsan, dia dibawa ke RSUD Maba. Namun, Muhdin menghembuskan nafas terakhirnya di fasilitas kesehatan ini. Muhdin merupakan Wakil Bupati Haltim pada periode 2010-2015 dan 2016-2020. Pada Maret, ia dilantik menjadi Bupati Haltim menggantikan Rudy Erawan yang tersangkut kasus suap dan divonis 4,5 tahun penjara. Pada Pilkada 2020 ini Muhdin maju sebagai calon bupati petahana dengan menggandeng politikus Partai Golkar Anjas Taher. Keduanya diusung Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan menjadi paslon Pilkada Haltim pertama yang mendaftarkan diri ke KPU Jumat siang. #pilkadaserentak #pilbuphaltim #pilbuphalmaheratimur #bupatihalmaheratimur #matimendadak #seranganjantung #meninggalmendadak

A post shared by PT. Realita Aktual Terpercaya (@redaksirealita) on 

 

Beri Komentar