Usai Syahrini, Ria Irawan dan Vicky Shu Akan Diperiksa Polisi

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 28 September 2017 12:25
Usai Syahrini, Ria Irawan dan Vicky Shu Akan Diperiksa Polisi
Dua artis ini pernah menjadi bintang iklan First Travel.

Dream - Tak hanya Syahrini, polisi juga akan memanggil artis lain terkait kasus penipuan jemaah umroh yang dilakukan pasangan bos First Travel. Para artis yang dipanggil ini pernah di-endorse oleh biro perjalanan milik Anniesa Desvitasari Hasibuan dan Andika Surachman itu.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak, selain Syahrini, ada nama-nama lain yang juga dikontrak First Travel. Berdasarkan pemeriksaan, nama artis Ria Irawan dan Vicky Shu tercatat pernah dikontrak untuk promosi First Travel.

" Ada beberapa nama, Ria Irawan, almarhumah Julia Perez, kemudian Vicky Shu. Itu yang sudah disebutkan dalam pemeriksaan," kata Herry saat dikonfirmasi, Kamis 28 September 2017.

Sehingga, polisi berencana memeriksa Ria Irawan dan Vicky Shu yang pernah menjadi bintang iklan First Travel. Tetapi, Herry belum menyebut kapan pemeriksaan bakal dilakukan.

" Kepada mereka ini mungkin akan dilakukan pemeriksaan, tergantung kebutuhan pemberkasan," ujar dia.

1 dari 3 halaman

Diendorse First Travel, Ini Kewajiban Syahrini

Diendorse First Travel, Ini Kewajiban Syahrini © Dream

Dream - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak, menerangkan PT First Anugerah Karya atau First Travel sempat melibatkan artis sebagai brand ambassador program umrohnya. Tiap artis yang dikontrak memiliki sejumlah kewajiban yang harus dijalankan.

" Sang artis punya kewajiban-kewajiban, antara lain misalnya menyapa jemaah First Travel," kata Herry di Kantor Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu, 27 September 2017.

Herry mengatakan para artis juga harus menjalani sesi pemotretan dan pengambilan rekaman video. Itu untuk kebutuhan promosi paket umroh murah.

" Modusnya antara lain memberikan promo dan membawa sejumlah artis ke sana, sebelumnya mereka sudah ada perjanjian," ucap dia.

Setidaknya ada empat artis yang pernah menjadi brand ambassador perusahaan milik Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan itu. Keempatnya yaitu SyahriniRia IrawanVicky Shu dan almarhumah Julia Perez.

Baru Syahrini yang sudah dimintai keterangan terkait kasus penggelapan dan penipuan dana jemaah umroh. (ism) 

2 dari 3 halaman

Wow! Begini Fasilitas Syahrini Saat Diendorse First Travel

Wow! Begini Fasilitas Syahrini Saat Diendorse First Travel © Dream

Dream - Penyanyi Syahrini sempat dikontrak untuk promosi program umroh oleh PT First Anugerah Karya atau First Travel. Mendapat fasilitas VVIP, artis Maju Mundur Cantik itu mengungkapkan jika dia mendapat korting biaya sampai 50 persen selama berada di Tanah Suci awal 2017 lalu.

" Kerja samanya adalah saya pastinya dapat diskon dari misalkan satu (harga) menjadi setengah (harga) untuk saya," kata Syahrini usai memenuhi panggilan Bareskrim Polri, di Jakarta, Rabu, 27 September 2017.

Syahrini menceritakan kala itu dirinya menjalankan umroh bersama keluarganya. Namun fasilitas potongan harga itu hanya berlaku untuknya. Tidak untuk keluarga yang turut serta. 

" Semuanya keluarga saya membayar secara resmi kepada First Travel," ucap dia.

Manajer sekaligus adik Syahrini, Aisyahrani, mengungkapkan saat itu keluarga yang ikut ke Tanah Suci sebanyak 12 orang. Selain keluarga, ternyata ada lima orang dari pihak First Travel yang turut serta.

" Yang lima orang adalah tim dari First Travel sendiri, bukan dari tim saya. Jadi keluarga saya yang berangkat hanya 12 orang termasuk anak-anak saya," ujar Aisyahrani.(Sah)

3 dari 3 halaman

Polisi Sita Tas Mewah Milik Bos First Travel

Polisi Sita Tas Mewah Milik Bos First Travel © Dream

Dream - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri kembali menyita aset milik Bos First Anugerah Karya atau First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Kali ini, penyidik menyita koleksi tas mewah milik Anniesa bernilai ratusan juta

" Iya," kata Kepala Tim Penelusuran Aset Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kompol Wiranto, membenarkan informasi tersebut kepada Dream, Kamis 14 September 2017.

Meski begitu, Wiranto belum dapat menjelaskan nilai total dari tas-tas mewah tersebut. Saat ini, tas itu masih dalam perhitungan.

" Jumlahnya masih dihitung ya," ucap dia.

Sebelumnya, polisi juga telah menyita 20 ribu koper milik calon jemaah umroh di gudang bekas pabrik tekstil di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Pabrik itu telah disewa First Travel selama tiga tahun.

" Kopernya disimpan di gudang bekas pabrik tekstil," ujar Wiranto.

Beri Komentar