Viral Warga Inggris Makan Karet Gegara Krisis, Begini Nasib WNI Penerima LPDP

Reporter : Nabila Hanum
Jumat, 30 September 2022 14:00
Viral Warga Inggris Makan Karet Gegara Krisis, Begini Nasib WNI Penerima LPDP
Para WNI penerima LPDP di Inggris masih harus berhadapan dengan kenaikan harga barang

Dream - Inggris tengah dilanda krisis lantaran lonjakan harga energi akibat perang Rusia-Ukraina, hingga inflasi usai pandemi Covid-19.

Krisis ini begitu parah hingga menyebabkan inflasi tinggi. Biaya hidup semakin mahal serta kenaikan tagihan listrik dan energi lainnya.

Akibatnya, masyarakat Inggris menjadi sengsara hingga sejumlah warga dilaporkan terpaksa memakan karet. Selain itu, banyak perempuan yang disebut memilih menjadi pekerja seks komersial.

1 dari 3 halaman

Krisis tak hanya dirasakan warga Inggris, tetapi dialami juga oleh Warga Negara Indonesia (WNI) penerima beasiswa LPDP.

Adit (bukan nama sebenarnya), terpaksa bersiasat dalam menghadapi krisis tersebut. Ia mengatakan lebih memilih program diskon untuk mahasiswa supaya bisa membeli baju hingga makanan dengan harga miring.

Ia mengatakan, para WNI penerima LPDP di Inggris masih harus berhadapan dengan kenaikan harga barang.

2 dari 3 halaman

" Kenaikan terasa di harga-harga kebutuhan pokok, berkisar antara Rp4.500 - Rp22.500 untuk sayur, buah, dan lain-lain. Minyak goreng sempat langka dan mahal bulan Mei-Juni," tutur Adit dilansir dari laman resmi Polri.

Selain kebutuhan pokok, harga sewa rumah juga melonjak. Kenaikan sewa rumah sekitar Rp816 ribu hingga Rp4,9 juta.

Namun, Aidit tak merasakan dampak kenaikan sewa rumah itu karena ia sudah meneken kesepakatan harga pada tahun lalu. " Jadi enggak akan dinaikkan harga sewa selama masih dalam masa kontrak," ucap dia.

3 dari 3 halaman

Adit menyiasati krisis itu dengan memanfaatkan diskon di toko grosir. Ia pun berusaha masak ketimbang membeli makanan siap saji.

Jika pun ingin makan di restoran, ia akan datang di waktu-waktu jelang tempat makan itu tutup. Dengan demikian, ia bisa membeli dengan setengah harga.

" Contoh ke Itsu. Harga Sushi normalnya Rp48 ribu, tetapi kalau datang menjelang mereka tutup harga jadi Rp24 ribu," ujarnya.

Beri Komentar