Advertisement
Menurut dia, aturan berjualan di media sosial harus segera diatur karena berdampak kepada UMKM serta aktivitas perekonomian di pasar.
Sepinya pengunjung membuat omset pedagang menurun drastis.
Produk impor yang murah menjadi salah satu alasan omzet pedagang turun drastis.
Semenjak marak belanja online, toko pakaian di pasar menjadi sepi, pedagang beralih ke live streaming namun tidak ada yang menonton.
Aturan wajib menunjukkan sertifikat vaksin diberlakukan bagi pengunjung dan pedagang di pasar itu.
Begini kondisi terkini.
Pengunjung dan pedagang Pasar Tanah Abang dapat memanfaatkan bus ini untuk mengakses angkutan lain.
Jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang naik dua kali lipat.
Pengunjung tampak mengabaikan protokol kesehatan.
Dua pedagang Blok A dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Padahal tengah dilakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dengar penjelasan Camat Tanah Abang.
Diduga akibat korsleting.
Korban harus memberikan uang itu agar bisa keluar dari Pasar Tanah Abang.
Dua orang tersangka yaitu warga asal Kampung Bali dan Bekasi.
Pasar Tanah Abang sebelumnya tak beroperasi akibat munculnya kerusuhan dalam aksi 22 Mei lalu.
Jumlah kerugiannya bahkan mencapai puluhan miliar rupiah.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak