Prabow mengaku sempat syok mendapat nilai rendah. Sebab selama dia mengeyam pendidikan baik di dalam maupun luar negeri tak pernah mendapat nilai rendah.
Ganjar menilai, tak mungkin seseorang memilih internet gratis otaknya lambat. Sebab, dari memilih internet gratis menandakan adanya keinginan untuk percepatan.