Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Konferensi internasional Security Analyst Summit (SAS) 2019 di Singapura 11 April 2019 menjadi forum penting bagi sejumlah peneliti malware. Dalam konferensi ini, tiga peneliti Kaspersky Lab: Boris Larin, Vlad Stolyarov, dan Alexander Liskin, mengungkap serangan terhadap Microsoft Office (MS Office).
Tiga peneliti itu menemukan perilaku baru kejahatan siber. Para peretas tak lagi menggunakan kerentanan berbasis laman untuk mengeksploitasi MS Office.
" Dalam beberapa bulan terakhir, MS Office, dengan lebih dari 70 persen serangan, menjadi platform yang paling sering menjadi target ancaman," tulis Kaspersky Lab, dalam keterangan tertulisnya, Senin 15 April 2019.
Kasperksy menyatakan, sekelompok eksploitasi zero-day untuk MS Office mulai bermunculan sejak tahun lalu. Salah satu sistem yang paling banyak dieksploitasi yaitu sistem pemograman bernama CVE-2017-11882 dan CVE-2018-0802. Sistem ini dieksplorasi oleh sejumlah peretas guna mendapatkan akses ke data pribadi pengguna.
Sistem anti virus itu menyebut diincarnya MS Office bukan tanpa alasan. Sebab, para peretas mengincar sistem dengan fitur pemrogaman lawas yang mudah untuk disalahgunakan.
" CVE-2018-8174 (Kerentanan Eksekusi Kode Remote Mesin Windows VBScript). Kerentanan ini sangat menarik, karena exploit ditemukan dalam dokumen Word, tetapi kerentanan sebenarnya berada di Internet Explorer," kata dia.
Kaspersky menyebut, satu hal yang paling penting dari sudut pandang keamanan MS Office ini. Keputusan yang diambil Microsoft saat membuat Office terlihat buruk sekarang, tetapi mengubah Office juga hanya akan menghancurkan kompatibilitas ke belakang.
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes