Asteroid Senilai US$10 Juta Triliun, NASA Siap Luncurkan Misi Psyche

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 12 Februari 2021 10:02
Asteroid Senilai US$10 Juta Triliun, NASA Siap Luncurkan Misi Psyche
Pesawat yang diberi nama Misi Psyche saat ini sudah masuk tahap akhir yaitu pengujian sebelum diluncurkan pada Agustus 2022.

Dream - NASA segera menguji pesawat ruang angkasa yang akan digunakan untuk mengeksplorasi asteroid kaya mineral diperkirakan bernilai US$10 juta triliun. Nantinya, pesawat ini akan diluncurkan dalam Misi Psyche.

Misi Psyche NASA telah melewati tonggak penting yang membuatnya selangkah lebih dekat pada peluncuran. Setelah meninjau secara intensif kemajuan misi dalam membangun instrumen sains dan sistem tekniknya, Psyche diizinkan masuk ke Fase D,

Fase D merupakan fase akhir operasi sebelum jadwal peluncurannya pada Agustus 2022. Hingga saat ini, misi tersebut berfokus pada perencanaan, perancangan, dan pembangunan badan pesawat ruang angkasa, sistem propulsi tenaga surya, tiga instrumen sains, elektronik, subsistem daya, dan sejenisnya.

Peninjauan yang sukses dari elemen-elemen tersebut berarti misi sekarang dapat mulai mengirimkan komponen ke Laboratorium Propulsi Jet NASA, yang mengelola misi dan akan menguji, merakit, dan mengintegrasikan setiap bagian.

" Ini benar-benar fase terakhir, ketika semua kepingan puzzle bersatu dan kami akan segera naik roket. Ini adalah bagian paling intens dari semua yang terjadi di lapangan," kata Lindy Elkins-Tanton dari Arizona State University, yang menjadi investigator utama Misi Psyche.

 

1 dari 1 halaman

Asteroid Kaya Mineral, Diduga Pernah Jadi Bakal Planet

Target Psyche adalah asteroid kaya logam dengan nama yang sama. Asteroid tersebut mengorbit di Matahari pada jalur lingkar utama antara Mars dan Jupiter.

Para ilmuwan menilai tidak seperti asteroid berbatu atau es, Psyche sebagian besar adalah besi dan nikel. Asteroid ini bisa menjadi jantung dari planet awal yang kehilangan lapisan luarnya.

Menjelajahi asteroid Psyche yang memiliki lebar sekitar 140 mil, atau 226 kilometer. dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana Bumi dan planet lain terbentuk.

Pesawat ruang angkasa Psyche akan menggunakan magnetometer untuk mendeteksi medan magnet potensial. Jika asteroid memilikinya, itu merupakan indikator kuat benda angkasa itu pernah menjadi inti dari sebuah planet awal.

Pencitraan multispektral akan menangkap gambar permukaan, serta mengumpulkan informasi tentang komposisi dan topografi asteroid. Spektrometer akan menganalisis neutron dan sinar gamma yang datang dari permukaan untuk mengungkap unsur-unsur penyusun benda tersebut.

Sumber: Phys.org

Beri Komentar