Jangan Tergoda Beli 'Krim Racikan Dokter' Tanpa Konsultasi

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 20 Januari 2022 06:36
Jangan Tergoda Beli 'Krim Racikan Dokter' Tanpa Konsultasi
Sebagai konsumen, kita harus pintar.

Dream - Media sosial saat ini kerap digunakan untuk menjual banyak produk, termasuk skincare. Banyak sekali krim-krim wajah yang diklaim bisa memutihkan kulit dan bikin glowing dijual di Facebook, Instagram, TikTok dan berbagai media sosial lain.

Untuk menarik pembeli, si penjual juga sampai menulis " Krim Racikan Dokter" pada iklan, bahkan kemasannya. Diperlihatkan juga foto sebelum dan sesudah menggunakan krim tersebut, yang pastinya berupa foto kulit yang cerah dan mulus.

Bila terdapat iklan tersebut, sebaiknya berhati-hati. Terutama yang terang-terangan ditulis " racikan dokter" . Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lewat akun Instagram resmi @bpom_ri.

" #SahabatBPOM, jangan terjebak dengan iklan atau ajakan untuk membeli kosmetika yang dijual bebas dengan iming-iming “ racikan dokter”. Biasanya kosmetika yang dijual ini berupa krim atau paketan skincare seperti krim malam, krim siang, toner, dsb," tulis keterangan BPOM di Instagram.

Menurut BPOM jika memang krim tersebut racikan dokter maka bukan termasuk kosmetik tapi kategori obat. Untuk mendapatkan obat, harus melalui konsultasi dengan dokter dan resep.

" Penggunaan racikan krim berupa obat ini harus didapatkan melalui konsultasi dengan dokter atau melalui resep dokter, dan yang paling penting penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter," BPOM memperingatkan.

 

1 dari 5 halaman

Jangan pernah membeli krim racikan dokter secara bebas, perhatikan juga Nomor Izin Edar dari BPOM. Periksa di situs BPOM. Bila memang ingin mendapatkan hasil maksimal dari penggunaan krim, sebaiknya memang konsultasi dulu dengan dokter spesiallis kulit, bukan membeli krim racikan secara bebas.

BPOM racikan dokter© BPOM

Krim racikan dokter yang dijual bebas, bisa jadi tidak sesuai standar keamanan dan malah berdampak buruk pada kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan. Hati-hati, Sahabat Dream!

2 dari 5 halaman

Bisa Memutihkan Wajah, Mengapa Merkuri Diklaim Berbahaya?

Dream - Meski banyaknya produk perawatan kulit yang beredar di pasaran bisa mempermudah seseorang dalam mencari skincare sesuai kebutuhan kulit, namun beberapa di antara pilihan tersebut justru memiliki efek samping buruk.

Walaupun banyak produk perawatan kulit yang memiliki label BPOM dan diklaim aman digunakan, ternyata sebagian orang masih menggunakan skincare tanpa label tersebut.

Lebih parahnya lagi, skincare yang dijual tanpa label BPOM seringkali tidak mencantumkan kandungannya. Keamanan produknya pun menjadi tidak terjamin tanpa label BPOM.

Salah satu kandungan berbahaya yang kerap digunakan dalam skincare tanpa label BPOM adalah merkuri. Dikutip dari unggahan Instagram Dermatologis, Dian Pratiwi, merkuri merupakan jenis logam berat yang tahan urai, bersifat toksik, dapat terakumulasi dalam tubuh, serta sangat berbahaya bagi kesehatan maupun lingkungan hidup.

3 dari 5 halaman

Ciri kosmetik bermerkuri

Merawat Wajah© Shutterstock

Biasanya, merkuri terkandung dalam produk pemutih kulit. Pasalnya, merkuri dapat menghambat pembentukan melanin. Sehingga, kulit terlihat lebih putih. Sayangnya, penampilan wajah tidak akan terlihat cerah alami. Efek cerah yang diakibatkan oleh merkuri membuat wajah terlihat lebih pucat.

Skincare yang mengandung merkuri dapat ditandai dengan formula berwarna putih keabuan, mengkilat, atau memiliki warna mencolok. Kandungan merkuri pada skincare juga menyebabkan produk berbau zat kimia yang menyengat.

Tanda lainnya adalah tidak adanya label BPOM pada produk, karena kandungan merkuri pada kosmetik sangat berbahaya.

4 dari 5 halaman

Bahaya skincare yang mengandung merkuri

Mengalami Ruam© Shutterstock

Orang yang terlanjur menggunakan produk bermerkuri bisa mengalami ruam dan perubahan warna kulit, penipisan lapisan kulit, gangguan kerja otak, jantung, ginjal, paru-paru, serta sistem kekebalan tubuh.

Pada ibu hamil, merkuri mampu menyebabkan gangguan perkembangan janin. Sedangkan jika telah terpapar kandungan merkuri yang cukup tinggi, seseorang dapat mengalami kerusakan pada saluran cerna, sistem saraf, serta saluran kemih.

5 dari 5 halaman

Cara menghindari skincare bermerkuri

Jika kamu pernah mengalami efek samping yang telah disebutkan, bisa jadi salah satu produk perawatan kulitmu mengandung merkuri. Apalagi, jika kamu menggunakan produk perawatan kulit yang tidak berlabel BPOM.

Sekalipun produk yang digunakan telah berlabel BPOM, tetap cek izin edarnya pada kemasan produk. Kamu pun bisa cek nomor BPOM melalui situs Cekbpom.pom.go.id/.

Jangan lupa untuk mengecek kembali kemasan, label, izin edar, serta kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk perawatan kulit. Selalu perhatikan kandungan produk perawatan kulit, meski skincare tersebut telah diulas oleh banyak pihak.

Beri Komentar