(Dream/Amrikh Palupi)
Dream - Kali ini #DreamTripLombok bersama Sariayu Kosmetik berkesempatan menjelajahi Pulau Lombok selama tiga hari mulai dari 28, 29 dan 30 April 2017.
Tempat pertama yang dikunjungi desa Sasak Ende, Sengkol Lombok. Kedatangan 10 peserta disambuk dengan tarian Peresean.
Kemeriahan semakin terlihat saat dua penari laki-laki melakukan tarian Peresean. Di mana dua orang laki-laki melakukan tarian dengan dipersenjatai dengan tongkat pemukul dari bilah rotan.
Untuk melindungi tubuh, kedua petarung akan menggunakan tameng yang terbuat dari kulit kerbau yang cukup tebal. Perisai ini disebut dengan Ende.
" Seru banget. Buat deg-degan liatnya pas adegan pukul-pukul, " kata Ai salah satu peserta saat menikmati tarian Peresean.

Tak hanya disambut dengan tarian Peresean khas Sasak Ende, #DreamTripLombok bareng #SariayuDreamTripToLombok menikmati suguhan rumah adat Sasak Ende. Rumah yang beratap ilalang berlantai tanah itu berdiri kokoh tegak.
Para peserta bekesempatan masuk rumah adat dusun Sasak Ende. Mereka melihat langsung orang asli dusun Sasak Ende, yang tidur hanya beralasan tikar dan lantai tanah.

Mereka juga melihat cara pembuatan rumah dusun Sasak Ende. Tenyata lantai beralasan tanah itu dicampur dengan kotoran kerbau--dasar pembuatan lantai rumah.

Penasaran dengan keseruan apa lagi yang akan dirasakan peserta Dream Trip di Pulau Seribu Masjid itu? tunggu ulasan selanjutnya ya sahabat Dream.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah