Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BJ Habibie
Dream - Wafatnya Presiden RI ke-3, BJ Habibie, meninggalkan kesedihan yang mendalam di hati rakyat Indonesia.
Dari suku, agama, daerah dan ras apa pun, semuanya ikut berduka atas meninggalnya BJ Habibie.
Kisah kehidupan pria berjuluk Mr. Crack itu pun banyak diburu untuk dijadikan sebagai inspirasi.
Selain kisah romantis bersama sang istri tercinta, Hasri Ainun Habibie, ada cerita menarik saat dia masih sangat muda. Cerita saat BJ Habibie muda menempuh pendidikan di Jerman dan terpaksa mengerjakan sholat di sebuah gereja.
Habibie menuturkan bahwa saat itu waktu sedang musim dingin dan mendekati Hari Natal. Dalam kondisi tersebut, dia malah kehabisan uang dan sangat rindu dengan orangtuanya.
Untuk mengobati rindu, Habibie bermaksud ingin mengerjakan sholat untuk mendoakan orangtuanya. Namun, di tempatnya belajar tidak ada satu pun masjid. Yang ada hanyalah gereja.
" Di tempat saya belajar, itu tidak ada masjid. Itu daerah Katolik, benar daerah Katolik. Gereja Protestan hanya satu, semua Katolik," kata Habibie.
Karena tidak ada pilihan, Habibie yang saat itu berusia sekitar 17 tahun langsung masuk ke dalam salah satu gereja yang ada.
" Di depan gereja saya bilang, 'Tuhan, gedung ini dibuat oleh manusia yang cinta pada-Mu. Saya juga cinta pada-Mu Tuhan dan saya yakin hanya ada satu Tuhan yang Maha Esa," kata Habibie dalam sebuah wawancara yang diunggah akun Fimela Media tahun 2016.
Habibie mengaku tidak merasa terganggu dengan ornamen-ornamen yang di dalam gereja. Karena tujuannya hanya ingin sholat mendoakan orangtuanya.
" Perkenankanlah saya masuk ke ruangan ini dan berdoa pada-Mu, untuk orangtua saya dan kawan-kawan saya. Perkenankanlah."
Pria yang wafat di usia 83 tahun ini kemudian duduk di bangku paling belakang dan mengerjakan sholat di sana.
" Saya di bangku terakhir duduk, walau sini (perut) keroncongan, saya Allahu akbar (melakukan salat), begitu," katanya.
BJ Habibie dikenal sebagai sosok yang ramah dan tidak memilih dalam berteman. Dia dikenal dekat dengan Romo Yusuf Bilyarta Mangunwijaya, tokoh Katolik yang akrab dipanggil Romo Mangun.
Romo Mangun pernah memberikan saran soal Timor Timur pada tahun 1998, saat BJ Habibie menjabat sebagai Presiden RI ke-3.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya