Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Foto: Odditycentral.com
Dream - Perasaan bahagia yang datang karena tertawa adalah sesuatu yang gratis dan merupakan obat terbaik sebagai penyembuh beban dalam diri.
Meski begitu hati-hati, jangan sampai berlebihan dalam tertawa, jika tak ingin mengalami hal serupa kejadian berikut ini.
Dilansir dari odditycentral.com, karena tertawa terlalu lebar, seorang wanita di China tak lagi bisa menutup mulutnya.
Saat kejadian, wanita malang yang tak disebutkan namanya ini tengah berpergian menggunakan kereta cepat menuju Guangzhou, China Selatan.
Entah apa, namun wanita itu dikabarkan melihat sesuatu yang menurutnya sangat lucu. Membuat dirinya tertawa keras sambil membuka mulutnya lebar-lebar.
Namun situasi yang awalnya lucu itu malah menjadi mimpi buruk. Saat berhenti tertawa, wanita itu tak lagi bisa menutup mulutnya.
Saat itu juga ia langsung meminta bantuan kepada para staf kereta. Beruntung di dalam kereta saat itu ada seorang dokter bernama Luo Wensheng.
Mengetahui kondisi wanita itu, dokter Luo pun segera memberinya pertolongan.
" Saya sedang beristirahat, ketika mendengar pengumuman itu saya segera bergegas," ujar Luo.
" Saya bergegas, dan menemukan penumpang itu tidak bisa menutup mulutnya," imbuhnya.
Luo sempat mengira bahwa wanita itu menderita stroke.
" Dia ngiler, jadi saya awalnya mengira dia menderita stroke," ujar Luo.
" Tapi setelah aku mengambil tekanan darahnya, dan mengajukan beberapa pertanyaan padanya, rupanya rahangnya benar-benar tergeser," tambahnya.
Meski bukan ahli, namun Luo tetap berupaya membantu wanita yang rahangnya keluar dari posisinya itu.
" Aku memperingatkannya bahwa aku bukan ahli." ujar Luo.
" Tapi aku tahu bagaimana melakukan prosedur, dan memberi tahu mungkin bisa mengaturnya," katanya.

Karena sang wanita gugup usaha itu gagal.
" Pasien itu gugup dan otot-otot di wajahnya sangat tegang, sehingga gagal pada upaya pertama," tambahnya.
Wanita itu lalu harus menunggu satu jam sampai kereta tiba di stasiun, dan bisa segera dibawa ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan yang didapat, wanita itu pernah menjalani operasi rahang di masa lalunya, karena berungkali muntah saat masa kehamilan.
" Jika kamu telah mengoperasi rahangmu di masa lalu, tertawa, menguap, atau bahkan hanya membuka mulutmu terlalu lebar, dapat menyebabkan hal itu terjadi lagi," kata dokter itu.
Kondisi seperti ini sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja.
Hal ini bisa terjadi jika kamu tertawa terlalu lebar dan menyebabkan rahangmu terkilir dan otot wajah menjadi kaku. (ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

