Danau Misterius Muncul di Tengah Gurun Tunisia

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 3 Agustus 2014 15:30
Danau Misterius Muncul di Tengah Gurun Tunisia
Belum ada penjelasan resmi bagaimana danau misterius yang dijuluki Pantai Gafsar itu muncul. Luasnya lebih dari satu hektare dengan volume air lebih dari satu juta meter kubik.

Dream - Penemuan danau raksasa di wilayah Gafsa menghebohkan warga Tunisia. Danau misterius di tengah gurun itu bak pantai di negeri yang selalu dilanda kekeringan tersebut.

Dilansir dari laman The Independent, Minggu 3 Juli 2014, otoritas setempat menyebut danau ini memiliki luas lebih dari satu hektare. Kedalamannya diperkirakan mencapai 10 hingga 18 meter dengan volume air satu juta meter kubik.

Belum ada penjelasan resmi bagaimana danau misterius yang dijuluki Pantai Gafsar itu muncul. Namun para ahli meyakini danau itu muncul karena aktivitas kegempaan, yang menyebabkan air tanah naik ke permukaan. Namun beberapa ahli menolak teori ini.

Pihak berwenang telah memperingatkan bahaya mandi di danau dadakan yang berair hijau keruh ini. Namun, rupanya warga Tunisia tak mampu melawan suhu 40 derajat Celcius yang memanggang mereka. Sehingga warga berbondong mandi dan bermain di danau misterius ini.

Sejak kemunculan danau itu, setidaknya sudah ada enam ratus warga Tunisia mengunjungi tempat itu. Mereka mandi dengan riang, berenang, mendayung, dan terjun dari bebatuan di atas danai.

" Beberapa di antara mereka menyebut ini keajaiban, sementara lainnya menuyebut ini kutukan," kata seorang jurnalis yang berkunjung ke danau ini, Lakhdar Souid, dikutip France 24.

Tak ada papan larangan mandi yang terpasang. Kantor Keamanan Publik Gafsa hanya memberi peringatan saja kepada warga akan air danau yang mungkin terkontaminasi atau mengandung bahan radioaktif.

" Danau ini terletak di daerah yang kaya kandungan fosfat, yang meningggalkan residu yang kadang-kadang bisa bersifat radioaktif," tulis Souid pada Tunisia Daily.

" Sehingga ada risiko nyata air terkontaminasi atau karsinogenik. Dalam beberapa hari pertama airnya sangat jernih, berwarna biru pirus. Sekarang hijau dan penuh ganggang."

" Ini artinya airnya tidak berganti dan kondusif untuk penyakit," tambah Souid.

Gafsa yang terletak di wilayah tengah Tunisia memang menjadi pusat penambangan fosfat, yang pertama kali ditemukan pada 1886.

Tunisia adalah eksportir bahan kimia terbesar ke lima di dunia, yang digunakan dalam pertanian dan industri. Dan Gafsa adalah salah satu tambang fosfat terbesar. (Ism) 

Beri Komentar
Anies Janji Penertiban PKL Tanah Abang Terus Dilakukan