Detik-detik Sebelum Model Cantik Tewas Mengenaskan

Reporter : Sugiono
Rabu, 4 April 2018 11:16
Detik-detik Sebelum Model Cantik Tewas Mengenaskan
Ivana Smit, model cantik yang ditemukan tewas setelah diduga jatuh dari lantai 20 sebuah kondominium di Malaysia.

Dream - Masih ingat dengan Ivana Smit? Model Belanda yang ditemukan tewas setelah diduga jatuh dari lantai 20 sebuah kondominium di Malaysia?

Kini kasusnya mulai menemukan titik terang setelah pasangan pemilik kondominium itu mengungkapkan detik-detik kronologi kejadian sebelum Ivana meninggal mengenaskan.

Laman The Star melaporkan rekaman CCTV memperlihatkan model 18 tahun itu sedang dipapah keluar dari sebuah klub oleh pria Amerika Serikat, Alexander Johnson.

Alexander belakangan diketahui sebagai pemilik kondominium tempat Ivana ditemukan meninggal. Pria 44 tahun itu tinggal bersama istrinya, Luna Almaz, 31 tahun, yang berasal dari Kazakhstan, dan putri mereka yang berusia 5 tahun.

Menurut Alexander dan Luna, mereka sebelumnya bersenang-senang bersama Ivana di sebuah hotel bintang lima pada bulan September 2017.

Setelah itu, Ivana kembali jadi pelengkap pasutri itu tiga minggu sebelum model cantik itu menemukan kematian tragisnya. Hal itu mereka ungkapkan dalam sebuah wawancara dengan Daily Mail.

1 dari 3 halaman

Berkenalan di Sebuah Klub

Sebelum insiden malang itu, pasangan itu bertemu Ivana melalui perkenalan di klub malam di Kuala Lumpur pada bulan Oktober 2017. Saat itu mereka mabuk berat dan Ivana terpengaruh narkoba.

" Saat itu dia memintaku untuk berdansa bersamanya. Dia sosok yang cantik, ramah, dan penuh percaya diri," kata Luna.

Mereka bahkan membuat grup di Whatsapp yang kebanyakan berisi rayuan dan obrolan dewasa lainnya.

Setelah dari klub, Luna mengatakan bahwa Ivana, dia, dan putrinya sarapan di kondominium tersebut keesokan paginya.

" Ivana masih pusing. Aku terus berbicara kepadanya sambil mempersiapkan bekal sekolah putriku. Ivana kemudian terlihat berbaring saat aku pergi mengantar putriku," kata Luna.

Setelah pulang dari mengantar putrinya, Luna mengatakan dia melihat Ivana berbaring di samping suaminya yang tampaknya masih tidur. Setelah berbincang sebentar, Ivana keluar dan Luna tidur di samping suaminya.

2 dari 3 halaman

Ivana Ditemukan Tewas

Luna mengaku baru keluar dari kamarnya sekitar pukul sepuluh pagi. Dia melihat Ivana berkeliling ruangan sambil bicara dan sesekali tertawa sendiri.

" Aku saat itu sangat lelah setelah pesta semalam. Pukul 10.15 aku balik ke kamar tidur. Saat kepalaku menyentuh bantal, aku sudah tidak ingat apa-apa," tambah Luna.

Kemudian, sekitar pukul 1.25 siang, Luna bangun dan menemukan barang-barang Ivana sudah ada di dapur. Saat itu Luna mengira Ivana sedang ada pemotretan.

Tetapi, sore harinya, Alexander dan Luna dibangunkan oleh polisi sekitar pukul 5 sore dengan berita kematian Ivana yang tidak mengenaskan.

Namun demikian, bahkan setelah itu, pasangan itu tetap mengaku tidak bersalah dengan mengklaim bahwa ada jejak kaki di balkon dan di atas unit pendingin udara.

Yang menjadi pertanyaan dan membuat netizen penasaran adalah mengapa mereka baru memutuskan untuk mengungkapkan informasi ini sekarang?

3 dari 3 halaman

Alasan Baru Bicara Sekarang

Alexander dan Luna punya alasan sendiri mengapa mereka baru mengungkapkannya sekarang. Mereka mengaku mendapat ancaman pembunuhan sejak klaim bahwa mereka membunuh Ivana tersebar.

Mereka menambahkan bahwa ada upaya untuk menculik anak perempuan mereka yang berusia lima tahun.

“ Seorang pria menelepon pengasuh kami, Maha. Pria itu mengatakan bahwa dia adalah ayah Luna dan akan menjemputnya dari sekolah. Sedangkan ayah kandung Luna telah meninggal sebelum dia lahir," jelas Luna.

" Kami tidak pernah bermaksud untuk mengumbar pernikahan kami di depan umum. Sekarang kami takut karena hidup kami sendiri dalam bahaya, dan kami tidak punya pilihan,” katanya.

Sementara itu, pengacara keluarga Ivana, Sebas Diekstra, mengatakan, potongan informasi 'baru' ini menegaskan laporan post-mortem kedua bahwa Ivana berhubungan intim sebelum kematiannya.

Sebelumnya, Dr Frank van de Goot, yang melakukan otopsi ke dua, mengatakan bahwa dia telah menemukan 'DNA pria' di tubuh Ivana. Dia menduga bahwa Ivana mungkin telah berhubungan intim sebelum menemui ajalnya.

" Di Belanda, Anda bisa dituntut jika melakukan tindakan asusila terhadap seseorang yang tidak sadar atau di bawah kesadarannya,” kata Sebas.

Sementara itu, paman Ivana, Fred Agenjo, percaya bahwa keponakannya sedang tidak sadar atas tindakannya. Sebab ada banyak sekali obat yang ditemukan di tubuhnya.

Jadi, apa pendapat kalian tentang pernyataan baru yang diungkapkan oleh pasangan Alexander dan Luna ini?

Apakah kalian masih berpikir kematian Ivana adalah kecelakaan yang mengerikan, atau itu adalah sebuah pembunuhan?

(Sumber: worldofbuzz.com)

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian